
Industri pos China catat pertumbuhan stabil pada 2022

Seorang staf mendistribusikan paket di lokasi kerja milik sebuah perusahaan logistik di wilayah Lanshan, Kota Yongzhou, Provinsi Hunan, China tengah, pada 10 November 2022. (Xinhua/Peng Hua)
Sektor pos China meraup lebih dari 1,35 triliun yuan pada 2022, sementara perusahaan-perusahaan kurir di negara itu menangani 110,6 miliar paket sepanjang tahun lalu hingga mencapai pendapatan melampaui 1,06 triliun yuan.
Beijing, China (Xinhua) – Industri pos China mencatatkan ekspansi yang stabil baik dalam segi pendapatan bisnis maupun paket yang ditangani pada 2022, tunjuk data dari Biro Pos Negara (State Post Bureau/SPB) China.Sektor itu meraup lebih dari 1,35 triliun yuan pada periode ini, naik 6,9 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara volume bisnisnya naik 2,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut biro tersebut.Perusahaan-perusahaan kurir China menangani 110,6 miliar paket pada tahun lalu, naik 2,1 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan bisnis gabungan mereka melampaui 1,06 triliun yuan selama periode tersebut, meningkat 2,3 persen dalam basis tahunan.SPB memperkirakan total pendapatan industri pos China tumbuh sebesar 6 persen (yoy) pada 2023, sedangkan sektor kurir diproyeksikan naik 7 persen dari tahun sebelumnya.*1 yuan = 2.231 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China tingkatkan pembangunan pembangkit batu bara di tengah krisis energi
Indonesia
•
10 Sep 2022

Apple pangkas produksi iPhone 14 Plus karena permintaan rendah
Indonesia
•
26 Oct 2022

Penjualan NEV China melonjak 35,1 persen pada Desember 2022
Indonesia
•
11 Jan 2023

Mendag lepas ekspor benang poliester ke Eropa dan Asia
Indonesia
•
13 Aug 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
