Studi sebut Laut Marmara di Turkiye hadapi penipisan oksigen yang parah

Laut Marmara, laut pedalaman yang menghubungkan Laut Hitam dan Laut Aegea melalui selat Bosphorus dan Dardanelles, dikelilingi oleh daerah padat penduduk dengan banyak pabrik industri. (Xinhua)
Penipisan oksigen yang parah terdeteksi hingga lebih dari 30 meter pertama dari Laut Marmara yang terletak di Turkiye barat laut, yang menjadikan area tersebut tidak ramah untuk ikan.
Istanbul, Turkiye (Xinhua/Indonesia Window) – Penipisan oksigen yang parah terdeteksi hingga lebih dari 30 meter pertama dari Laut Marmara yang terletak di Turkiye barat laut, yang menjadikan area tersebut tidak ramah untuk ikan, lapor surat kabar Hurriyet Daily News pada Rabu (14/8).Studi yang dilakukan oleh Institut Ilmu Kelautan di Universitas Teknik Timur Tengah (Middle East Technical University/METU) menunjukkan bahwa di kedalaman 150 hingga 200 meter di Laut Marmara, kadar oksigen menjadi sangat rendah dan hampir tidak dapat diukur, sebuah kondisi yang oleh para ahli digambarkan sebagai "kondisi koma," lapor harian tersebut.Menurut studi tersebut, peningkatan suhu, deoksigenasi, dan polusi menciptakan "lingkaran setan" yang memperburuk situasi.Mustafa Yucel, wakil direktur di institut tersebut, mengatakan bahwa polusi nitrogen dan fosfor di Laut Marmara terus meningkat, sementara suhu air berfluktuasi setidaknya dua hingga tiga derajat di atas rata-rata.Dia memperingatkan bahwa tren ini dapat menyebabkan bencana, yang menandakan kolapsnya seluruh sistem nutrisi dan rantai makanan.Pada 2021, Laut Marmara mengalami wabah lendir yang parah akibat pencemaran, yang mengurangi kadar oksigen di dalam air dan merusak kehidupan laut.Laut Marmara, laut pedalaman yang menghubungkan Laut Hitam dan Laut Aegea melalui selat Bosphorus dan Dardanelles, dikelilingi oleh daerah padat penduduk dengan banyak pabrik industri.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Huawei teken kerja sama dengan ASEAN di bidang energi terbarukan dan inovasi digital
Indonesia
•
14 Dec 2023

Stasiun darat satelit beroperasi dalam segala cuaca dan sepanjang waktu di China barat laut
Indonesia
•
15 Aug 2023

Laporan sebut kualitas geokimia tanah China dalam kondisi baik
Indonesia
•
14 Jan 2023

COVID-19 – Studi: Tes usap hidung masih metode terbaik untuk uji infeksi
Indonesia
•
22 Jun 2022
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
