
PBB: Puluhan ribu pengungsi Palestina tak punya tempat berlindung di Rafah

Anak-anak terlihat di tempat penampungan sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 8 Desember 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Pengungsi Palestina di Rafah, ujung selatan Jalur Gaza, tak punya tempat berlindung, bahkan di jalanan atau area terbuka lainnya, sementara pasukan Israel terus menggempur Gaza.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu (9/12) mengatakan bahwa puluhan ribu warga Palestina yang mengungsi ke Kota Rafah menghadapi masalah kelebihan kapasitas dan memerlukan tempat penampungan.Dalam sebuah pernyataan pers yang dikirim ke Xinhua, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyebutkan bahwa sejak 3 Desember, puluhan ribu pengungsi internal telah tiba di Rafah, ujung selatan Jalur Gaza. Sebagian besar dari mereka datang dari kota tetangga Khan Younis, menyusul perintah evakuasi yang dikeluarkan oleh pasukan Israel serta pengeboman dan pertempuran yang terus berlanjut.
Para pengungsi terlihat di tempat penampungan sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 8 Desember 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Foto yang diabadikan pada 8 Desember 2023 ini menunjukkan sebuah tempat penampungan sementara di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga terlihat di depan sebuah bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 7 Desember 2023. (Xinhua/Khaled Omar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Angka harapan hidup di AS mulai naik usai penurunan signifikan saat COVID-19
Indonesia
•
02 Dec 2023

Kasus pembunuhan turun namun kekerasan meningkat di kota-kota besar AS
Indonesia
•
14 Sep 2022

Media: Pendidik keturunan Asia di AS merasa terisolasi dan terbebani
Indonesia
•
19 Jan 2023

China kirim bantuan kemanusiaan ke Gaza lewat Yordania
Indonesia
•
19 Feb 2025


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
