
Pesawat jet C919 China mulai proses penerbangan validasi

Foto yang diabadikan pada 18 Juli 2022 ini menunjukkan pesawat jet C919 di wilayah Pucheng, Provinsi Shaanxi, China barat laut. (Xinhua/Ding Ting)
Penerbangan validasi pesawat C919 China yang pertama selesai dilakukan pada 26 Desember 2022, menandai dimulainya proses tersebut selama 100 jam, yang akan berlangsung hingga pertengahan Februari 2023.
Shanghai, China (Xinhua) – Pesawat jet penumpang berukuran besar C919 China menyelesaikan penerbangan validasi maskapai pertamanya pada Senin (26/12), lepas landas dari bandara Shanghai dan mendarat di sebuah bandara di Beijing.Ini menandai dimulainya proses penerbangan validasi pesawat tersebut selama 100 jam, yang akan berlangsung hingga pertengahan Februari 2023. Proses pengujiannya akan memverifikasi keandalan C919 secara komprehensif dengan mempertimbangkan operasi komersial, dengan tujuan untuk memastikan keamanan dan efisiensinya.C919 adalah pesawat jet besar pertama yang dikembangkan secara mandiri oleh China.Selama proses penerbangan validasinya, pesawat tersebut akan mendarat di beberapa kota di seantero China, termasuk Beijing, Chengdu, Xi'an, Haikou, dan Qingdao, menurut China Eastern Airlines, operator peluncuran C919.Pesawat C919 pertama dikirim ke China Eastern Airlines pada awal bulan ini.Kelompok pertama pilot, pramugari, dan personel pemeliharaan telah menyelesaikan pelatihan mereka, dan pelatihan lebih lanjut untuk personel di sejumlah posisi kunci telah dilaksanakan, kata China Eastern Airlines.Hasil proses penerbangan validasinya akan ditinjau dan diperiksa oleh Administrasi Penerbangan Sipil China (Civil Aviation Administration of China/CAAC), dan izin operasional pesawat C919 akan dikeluarkan kepada maskapai jika hasil pengujian terbukti memuaskan.Pesawat itu diperkirakan akan dioperasikan secara komersial oleh China Eastern Airlines pada musim semi 2023.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Ilmuwan Rusia publikasikan hasil uji klinis vaksin Sputnik V
Indonesia
•
07 Sep 2020

Tim ekspedisi China capai puncak tertinggi dunia untuk penelitian ilmiah
Indonesia
•
23 May 2023

Teknologi analisa ‘fingerprint’ LEMIGAS tingkatkan ekplorasi migas
Indonesia
•
03 Dec 2022

Ilmuwan teliti badak berbulu berusia 20.000 tahun yang ditemukan di Siberia
Indonesia
•
27 Jan 2021


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
