
Ilmuwan teliti badak berbulu berusia 20.000 tahun yang ditemukan di Siberia

Ilmuwan Rusia telah menunjukkan kepada media sisa-sisa badak berbulu remaja yang mati sekitar 20.000 tahun lalu dengan 80 persen bahan organiknya masih utuh, termasuk rambut, gigi, tanduk, dan bahkan lemak. (Kantor Berita TASS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian: Metana dari kebocoran pipa Nord Stream berpotensi ancam ekosistem
Indonesia
•
12 Dec 2022

COVID-19 – Uji vaksin Pfizer menunjukkan kemanjuran jangka panjang pada remaja
Indonesia
•
23 Nov 2021

Ilmuwan Australia temukan protein yang bisa bantu lawan kanker dan perlambat penuaan
Indonesia
•
08 Jul 2025

Helikopter sipil besar AC313A buatan China tuntaskan uji penerbangan cuaca dingin pertama
Indonesia
•
15 Feb 2024


Berita Terbaru

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026

Rusia targetkan pembangunan PLTN di Bulan dalam 5-7 tahun
Indonesia
•
20 Mar 2026

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026
