
Ilmuwan teliti badak berbulu berusia 20.000 tahun yang ditemukan di Siberia

Ilmuwan Rusia telah menunjukkan kepada media sisa-sisa badak berbulu remaja yang mati sekitar 20.000 tahun lalu dengan 80 persen bahan organiknya masih utuh, termasuk rambut, gigi, tanduk, dan bahkan lemak. (Kantor Berita TASS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

IAEA: Tidak ada kerusakan lebih lanjut di Pembangkit Natanz Iran, tingkat radiasi ‘off-site’ normal
Indonesia
•
18 Jun 2025

Situs prasejarah di Jiangsu China dikonfirmasi berusia sekitar 7.500 hingga 8.100 tahun
Indonesia
•
19 Nov 2025

COVID-19 – WHO: Omicron tampaknya sangat menular, namun jangan panik
Indonesia
•
04 Dec 2021

Ilmuwan manfaatkan DNA tanaman liar yang hilang untuk tingkatkan pasokan pangan
Indonesia
•
11 Nov 2022


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
