
Pemimpin Greenland tolak ide Trump kirim kapal rumah sakit AS

Foto yang diabadikan pada 8 Februari 2026 ini menunjukkan pemandangan di dekat Nuuk, Greenland, wilayah otonom Denmark. (Xinhua/Li Ying)
Greenland memiliki sistem perawatan kesehatan publik yang memberikan perawatan gratis bagi warga, dan menjadi bagian fundamental dari masyarakat daerah otonomi dari Kerajaan Denmark tersebut.
Oslo, Norwegia (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Greenland Jens-Frederik Nielsen mengatakan pada Ahad (22/2) bahwa wilayah otonom Denmark itu tidak tertarik menerima kapal rumah sakit Amerika Serikat (AS) yang ingin dikirim Presiden AS Donald Trump ke pulau tersebut.
Dalam sebuah unggahan di Facebook, Nielsen menulis jawabannya "tidak, terima kasih," seraya menambahkan Greenland sudah memiliki sistem perawatan kesehatan publik yang memberikan perawatan gratis bagi warga, menyebutnya sebagai pilihan sadar dan bagian fundamental dari masyarakat Greenland.
Nielsen membandingkannya dengan AS, yang membutuhkan biaya untuk berobat ke dokter.
Sang PM mengatakan Greenland selalu terbuka untuk dialog dan kerja sama, termasuk dengan AS, namun mendesak pihak AS untuk berbicara langsung dengan Greenland "alih-alih" membuat apa yang dia gambarkan sebagai pernyataan yang agak serampangan di media sosial.
Trump menulis di platform Truth Social pada Sabtu (21/2) bahwa dia bekerja sama dengan Gubernur Louisiana Jeff Landry untuk mengirim "sebuah kapal rumah sakit yang hebat" ke Greenland "untuk merawat" orang-orang yang "sakit."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Singapura tak akui vaksin Sinovac
Indonesia
•
08 Jul 2021

Penulis senior Spanyol singkap kampanye fitnah Barat terhadap China (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
07 Feb 2023

Presiden Afrika Selatan sebut kesepakatan perdamaian Gaza takkan ubah gugatan di ICJ
Indonesia
•
16 Oct 2025

KTT NATO berakhir, sisakan perpecahan internal yang belum terselesaikan
Indonesia
•
09 Jul 2026


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
