
PM sementara Lebanon kunjungi Damaskus, gelar pembicaraan dengan pemimpin ‘de facto’ Suriah

Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati (kiri) berjabat tangan dengan Ahmed al-Sharaa, pemimpin 'de facto' Suriah, dalam sebuah pertemuan di Damaskus, Suriah, pada 11 Januari 2024. (Xinhua/Kementerian Luar Negeri sementara Suriah)
Pemimpin de facto Suriah, Ahmed al-Sharaa, yang memimpin koalisi yang menggulingkan al-Assad, kini bertanggung jawab atas upaya-upaya untuk menstabilkan Suriah dan membangun kembali hubungan regional negara tersebut.
Damaskus, Suriah (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) sementara Lebanon Najib Mikati tiba di Damaskus pada Sabtu (11/1) untuk menggelar pembicaraan dengan pemimpin de facto Suriah, Ahmed al-Sharaa. Ini merupakan pertama kalinya seorang perdana menteri Lebanon yang sedang menjabat melakukan kunjungan ke Suriah dalam lebih dari satu dekade terakhir. Demikian dilansir surat kabar Al-Watan Online Suriah.Mikati, didampingi oleh delegasi senior termasuk Menteri Luar Negeri Abdallah Bou Habib dan para pejabat tinggi keamanan, mendarat di Bandar Udara Internasional Damaskus dengan menggunakan penerbangan komersial Lebanon. Kunjungan ini dilakukan setelah al-Sharaa mengundang Mikati secara resmi melalui panggilan telepon pekan lalu.Pertemuan tersebut berlangsung di saat Suriah sedang mengalami transisi politik pascapenggulingan mantan presiden Bashar al-Assad pada Desember lalu. Al-Sharaa, yang memimpin koalisi yang menggulingkan al-Assad, kini bertanggung jawab atas upaya-upaya untuk menstabilkan Suriah dan membangun kembali hubungan regional negara tersebut.Hubungan antara kedua negara bertetangga ini menjadi genting dalam beberapa pekan terakhir. Belum lama ini, Suriah menerapkan pembatasan pergerakan lintas perbatasan menyusul beberapa insiden keamanan di perbatasan bersama. Sebelumnya, warga Lebanon dapat memasuki Suriah tanpa visa dengan hanya menggunakan dokumen identifikasi.Selain itu, serangkaian bentrokan antara kelompok bersenjata Suriah dan pasukan Lebanon juga terjadi di wilayah perbatasan, yang mengakibatkan jatuhnya korban di antara personel militer Lebanon.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

‘France Libre’ jadi nama kapal induk bertenaga nuklir baru Prancis
Indonesia
•
19 Mar 2026

Masjidil Haram ditutup setelah sholat Isha hingga Subuh
Indonesia
•
05 Mar 2020

Opini – Pentingnya Taiwan dalam upaya global menghadapi pandemi di masa depan
Indonesia
•
03 May 2024

Sedikitnya 1.000 demonstran protes kebijakan iklim di Sidney dan Melbourne
Indonesia
•
07 Nov 2021


Berita Terbaru

PBB: Lebih dari 2.100 anak tewas atau terluka sejak eskalasi konflik di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Iran bantah lakukan negosiasi dengan AS, menyebutnya tidak bermakna dalam kondisi sekarang
Indonesia
•
25 Mar 2026

Tingkat kepuasan terhadap Trump capai titik terendah di tengah lonjakan harga bbm dan penolakan perang Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026

PLTN Fukushima Daiichi buang 55.000 ton lebih air limbah terkontaminasi nuklir ke laut pada 2025
Indonesia
•
25 Mar 2026
