
Kemendag China: China akan lebih lanjut longgarkan pembatasan kepemilikan asing

Sejumlah lengan mekanik melakukan pekerjaan pengelasan di sebuah workshop di Pabrik Tiexi milik BMW Brilliance Automotive Ltd. (BBA) di Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 16 Februari 2022. (Xinhua/Yang Qing)
Pembatasan kepemilikan asing di China akan dihapus atau dilonggarkan guna menarik lebih banyak investor global, serta meningkatkan lingkungan bisnis dan melayani perusahaan-perusahaan luar negeri dengan lebih baik.
Beijing, China (Xinhua) – China akan mengkaji kelayakan untuk lebih lanjut menghapus atau melonggarkan pembatasan kepemilikan asing guna menarik lebih banyak investor global, seperti dikatakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) China pada Kamis (12/10).Sembari terus memangkas daftar negatifnya untuk investasi asing, China akan berupaya untuk meningkatkan lingkungan bisnisnya dan melayani perusahaan-perusahaan luar negeri dengan lebih baik, ujar He Yadong, juru bicara (jubir) Kemendag China, dalam sebuah konferensi pers.China telah merevisi daftar negatifnya untuk investasi asing selama lima tahun secara berturut-turut, dengan sejumlah hambatan bagi kepemilikan asing dipangkas di berbagai sektor, termasuk pembibitan, otomotif, manufaktur kapal dan pesawat terbang, sekuritas, perbankan, dan asuransi, papar jubir tersebut.Menurut sebuah laporan dari Pusat Penelitian Pembangunan Dewan Negara China yang dirilis pada bulan lalu, China telah mempertahankan posisinya sebagai negara penerima investasi asing terbesar kedua di dunia sejak 2017 dan tetap menjadi salah satu tujuan investasi yang paling menarik secara global.Pada 2022, penggunaan aktual investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) China mencapai 189,1 miliar dolar AS, menandai peningkatan 8 persen secara tahunan (year on year) pada basis yang sebanding. Pangsa FDI global negara tersebut melonjak dari 8,2 persen pada 2012 menjadi 14,6 persen pada 2022.*1 dolar AS = 15.702 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak naik di atas 121 dolar saat China longgarkan pembatasan
Indonesia
•
31 May 2022

Harga minyak mentah Indonesia Mei naik menjadi 65,49 dolar AS per barel
Indonesia
•
08 Jun 2021

Feature – Cerita pengusaha ‘travel’ Indonesia soal perubahan tren wisata warga RI ke China
Indonesia
•
24 Dec 2025

Kamboja berharap RCEP dan FTA bilateral tingkatkan ekspor garmen, alas kaki, dan perjalanan
Indonesia
•
18 Jul 2023


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
