
China capai terobosan dalam produksi listrik tenaga panas laut

Foto yang diabadikan pada 23 Juli 2023 ini menunjukkan sebuah perangkat pembangkit listrik tenaga panas laut di atas kapal Haiyang Dizhi-2, atau Ocean Geology 2, sedang melakukan persiapan untuk uji coba lepas pantai. (Xinhua/Xi Xiaoqian)
Tenaga panas laut memanfaatkan perbedaan suhu antara permukaan dan air laut dalam untuk menghasilkan listrik, sehingga menjadi sumber energi terbarukan.
Guangzhou, China (Xinhua) – Para ilmuwan dan insinyur China telah merampungkan uji coba lepas pantai untuk perangkat pembangkit listrik tenaga panas laut di Laut China Selatan.Perangkat berkekuatan 20 kW tersebut, yang sebagian besar dikembangkan oleh Survei Geologi Kelautan Guangzhou (Guangzhou Marine Geological Survey/GMGS) di bawah kendali langsung Survei Geologi China, kembali ke Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, China selatan, setelah uji coba selesai.Selama uji coba, perangkat tersebut memproduksi listrik selama empat jam 47 menit, mencapai output daya maksimum sebesar 16,4 kW.
Foto yang diabadikan pada 23 Juli 2023 ini menunjukkan perangkat pembangkit listrik tenaga panas laut di atas kapal Haiyang Dizhi-2, atau Ocean Geology 2, sedang melakukan persiapan untuk uji coba lepas pantai. (Xinhua/Xi Xiaoqian)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Laporan China ungkap rincian serangan siber oleh badan keamanan AS
Indonesia
•
13 Sep 2022

Malaysia luncurkan strategi semikonduktor nasional
Indonesia
•
30 May 2024

China luncurkan satelit telekomunikasi baru
Indonesia
•
13 Jan 2023

Spesies burung Australia catat rekor terbang nonstop selama 38 jam ke Papua Nugini
Indonesia
•
17 Jun 2025


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
