
Kepala penjaga perdamaian PBB: Pasukan UNIFIL di Lebanon selatan tetap di tempat

Foto ini menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, pada 3 Oktober 2024. (Xinhua/Bilal Jawich)
Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon selatan saat ini tetap berada di posisi mereka dan terus melakukan yang terbaik untuk mengimplementasikan mandat Dewan Keamanan PBB dalam kondisi yang sangat sulit.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon selatan saat ini tetap berada di posisi mereka dan terus melakukan yang terbaik untuk mengimplementasikan mandat Dewan Keamanan PBB dalam kondisi yang sangat sulit, kata kepala penjaga perdamaian PBB pada Kamis (3/10).Pasukan Sementara PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) "merasakan keterikatan dengan mandat yang diberikan kepada mereka oleh Dewan Keamanan" dan merasakan "keterikatan dengan penduduk di Lebanon selatan," ungkap Jean-Pierre Lacroix, undersecretary-general PBB untuk operasi perdamaian, dalam sebuah konferensi pers.Dia mengatakan bahwa ada rencana kontingensi yang terus diperbarui, sehingga jika diperlukan "kami dapat menyesuaikan sikap UNIFIL."Lacroix menyebutkan bahwa situasi saat ini membatasi kemampuan pasukan penjaga perdamaian untuk melaksanakan tugas-tugas yang dimandatkan kepada mereka, tetapi "Tim UNIFIL tetap bersatu dan berkomitmen."UNIFIL terus bekerja sama dengan para mitra untuk melakukan apa pun yang mereka bisa demi melindungi penduduk, menyediakan tempat penampungan sementara bagi penduduk yang terdampak dalam beberapa pekan terakhir, dan membantu pengiriman bantuan kemanusiaan, ujarnya.Dia menyatakan keprihatinan yang mendalam atas eskalasi di Lebanon selatan dan dampaknya terhadap warga sipil, serta menegaskan perlunya penghentian permusuhan dan dilakukannya negosiasi untuk memulihkan ketenangan.
Foto ini menunjukkan kendaraan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Tirus, Lebanon, pada 29 Agustus 2024. (Xinhua/Ali Hashisho)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

46.000 lebih unit sipil di Iran terkena serangan sejak awal konflik dengan AS-Israel
Indonesia
•
19 Mar 2026

Pencabutan keanggotan Iran di Komisi Status Perempuan langgar Piagam PBB
Indonesia
•
16 Dec 2022

AS gelontorkan dana 102 juta dolar AS untuk kemitraan dengan ASEAN
Indonesia
•
26 Oct 2021

PM Prancis Francois Bayrou Lolos Mosi Tidak Percaya
Indonesia
•
17 Jan 2025


Berita Terbaru

Palestina kecam UU Hukuman Mati Israel yang incar warga Palestina di Tepi Barat
Indonesia
•
01 Apr 2026

Meski tuai penolakan, Jepang gunakan rudal serangan balik jarak jauh untuk pertama kalinya
Indonesia
•
01 Apr 2026

Trump sebut bersedia akhiri perang dengan Iran meski Selat Hormuz tetap ditutup
Indonesia
•
01 Apr 2026

Sekitar 8 juta orang di seluruh dunia ikuti unjuk rasa menentang perang AS-Israel terhadap Iran
Indonesia
•
30 Mar 2026
