
Trump hapus temuan penting yang jadi dasar regulasi iklim AS

Foto yang diabadikan pada 2 Desember 2025 ini menunjukkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Hu Yousong)
Ketetapan iklim penting pada 2009 berperan sebagai landasan hukum bagi regulasi iklim federal di AS, termasuk aturan terkait emisi gas rumah kaca dari kendaraan bermotor dan mandat yang mendukung pengadopsian kendaraan listrik.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (12/2) mengumumkan pencabutan ketetapan iklim penting pada 2009 yang berperan sebagai landasan hukum bagi regulasi iklim federal, termasuk aturan terkait emisi gas rumah kaca dari kendaraan bermotor dan mandat yang mendukung pengadopsian kendaraan listrik.
Trump dan Administrator Badan Perlindungan Lingkungan AS, Lee Zeldin, menyampaikan keputusan itu di Gedung Putih, dan menyebutnya sebagai "aksi deregulasi tunggal terbesar dalam sejarah AS".
"Kami resmi mencabut apa yang disebut sebagai temuan bahaya, kebijakan era Obama yang begitu buruk dan sangat merugikan industri otomotif Amerika dan mendorong kenaikan harga bagi konsumen Amerika," ujar Trump dalam sebuah konferensi pers.
Ketetapan itu, yang dikenal sebagai Temuan Bahaya Gas Rumah Kaca (Greenhouse Gas Endangerment Finding) 2009, menyimpulkan bahwa karbon dioksida, metana, dan empat gas rumah kaca lainnya mengancam kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut telah digunakan untuk menjustifikasi sejumlah regulasi seperti standar emisi kendaraan dan kewajiban bagi perusahaan bahan bakar fosil untuk melaporkan emisi mereka.
"Ketetapan ini tidak memiliki dasar fakta, sama sekali tidak ada. Dan ketetapan ini tidak memiliki dasar hukum. Sebaliknya, selama beberapa generasi, bahan bakar fosil telah menyelamatkan jutaan nyawa dan membebaskan miliaran orang dari kemiskinan di seluruh dunia," urai Trump.
Mantan presiden AS Barack Obama mengatakan dalam platform media sosial X bahwa temuan bahaya itu berperan sebagai dasar bagi pembatasan emisi knalpot kendaraan dan aturan pembangkit listrik. "Tanpanya, keamanan, kesehatan, dan kemampuan kita untuk memerangi perubahan iklim akan berkurang, semata-mata agar industri bahan bakar fosil dapat meraup lebih banyak uang."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Perundingan Iran-AS mendadak bubar! Delegasi Iran ‘walk out’ usai Trump ancam serangan lebih keras
Indonesia
•
22 Jun 2026

PBB bantah klaim AS terkait tempat aman di Gaza
Indonesia
•
06 Dec 2023

Iran akui pasok Rusia dengan ‘drone’, tapi bersikeras dilakukan sebelum perang
Indonesia
•
05 Nov 2022

UE luncurkan strategi untuk perkuat kesiapsiagaan hadapi berbagai ancaman kompleks
Indonesia
•
27 Mar 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat AfD menang 44 persen, seniman dan mahasiswa di Jerman timur mulai cemas
Indonesia
•
07 Sep 2026

Pengguna media sosial bisa ‘matikan’ rekomendasi algoritma, platform yang melanggar kena denda 1,27 triliun rupiah
Indonesia
•
08 Sep 2026

Trump ancam larang Bombardier jual jet di AS, perang dagang dengan Kanada memanas
Indonesia
•
08 Sep 2026

Israel ancam Iran lagi, Netanyahu: Kami bertekad menggulingkan Teheran
Indonesia
•
07 Sep 2026
