
Pemimpin Houthi peringatkan aksi balasan jika Israel lanjutkan serangan ke Gaza

Seorang pria terlihat di dekat bangunan sekolah yang rusak akibat serangan rudal dari pasukan Houthi Yaman di Ramat Gan, pinggiran Tel Aviv, Israel, pada 19 Desember 2024. Menurut sumber resmi Israel, sebuah rudal yang diluncurkan oleh pasukan Houthi Yaman menghantam sebuah sekolah di Israel tengah pada 19 Desember 2024, menyebabkan kerusakan yang signifikan. (Xinhua/JINI/Yossi Zeliger)
Pasukan Houthi siap membuka beberapa front militer sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza jika Israel melanjutkan kembali operasi militernya.
Aden, Yaman (Xinhua/Indonesia Window) – Pemimpin kelompok Houthi Yaman memperingatkan Israel bahwa pihaknya akan melakukan aksi balasan yang signifikan jika Israel melanjutkan kembali serangan ke Gaza.Dalam pidato yang ditayangkan di televisi pada Sabtu (1/3) malam waktu setempat, hari pertama bulan Ramadan, Abdul-Malik al-Houthi berbicara dari Sanaa bahwa berlanjutnya kembali operasi militer Israel di Gaza akan memicu respons militer Houthi terhadap wilayah Israel, dengan penekanan khusus pada menargetkan Tel Aviv."Melalui kewajiban agama, kemanusiaan, dan etika, kami berkomitmen teguh untuk mendukung saudara-saudara kami di Palestina, bersama dengan pasukan-pasukan perlawanan, khususnya Brigade Qassam," kata al-Houthi.Al-Houthi menegaskan bahwa pasukan Houthi siap membuka beberapa front militer sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza jika Israel melanjutkan kembali operasi militernya.Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman utara, termasuk ibu kota Yaman, Sanaa, sebelumnya melancarkan serangan di Laut Merah terhadap kapal-kapal yang menurut mereka memiliki kaitan dengan Israel. Mereka menyebut tindakan ini sebagai dukungan bagi warga Palestina selama konflik Israel-Hamas.
Sebuah bangunan yang rusak akibat serangan <em>drone</em> terlihat di Tel Aviv, Israel, pada 19 Juli 2024. Seorang juru bicara militer Israel pada 19 Juli 2024 mengatakan bahwa penyelidikan awal menunjukkan pesawat yang menghantam Tel Aviv pada Jumat pagi itu adalah sebuah <em>drone</em> buatan Iran yang diluncurkan dari Yaman. Sebuah <em>drone</em> jarak jauh meledak di Kota Tel Aviv tengah pada Jumat pagi waktu setempat itu dalam sebuah serangan yang diklaim dilancarkan oleh pasukan Houthi. Serangan tersebut menewaskan seorang pria dan melukai sedikitnya 10 orang lainnya, sebut sumber Israel. (Xinhua/Jamal Awad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sidang pidana penipuan pajak Trump Organization dimulai di New York
Indonesia
•
01 Nov 2022

COVID-19 – Taiwan gratiskan tes cepat untuk anak usia 0-6
Indonesia
•
01 Jun 2022

Sebanyak 181 barang antik selundupan dikembalikan ke Irak
Indonesia
•
09 Jul 2024

Presiden Sri Lanka kabur ke Maladewa saat pengunjuk rasa serbu kantor PM
Indonesia
•
13 Jul 2022


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
