
Tingkat pengangguran di AS naik pada April 2024 seiring lambatnya pertumbuhan lapangan kerja

Seorang pekerja konstruksi memperbaiki trotoar di New York City, Amerika Serikat, pada 6 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Para pemberi kerja di Amerika Serikat menambahkan 175.000 lapangan kerja pada April 2024, dengan tingkat pengangguran kembali meningkat ke level 3,9 persen.
Washington, AS (Xinhua) – Para pemberi kerja di Amerika Serikat (AS) menambahkan 175.000 lapangan kerja pada April 2024. Angka tersebut lebih sedikit dari perkiraan, dengan tingkat pengangguran kembali meningkat ke level 3,9 persen, seperti dilaporkan Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat (3/5).Peningkatan lapangan kerja tercatat di sektor layanan kesehatan, bantuan sosial, serta transportasi dan pergudangan, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja (Bureau of Labor Statistics/BLS) di departemen tersebut.Total lapangan kerja di sektor nonpertanian meningkat sebanyak 175.000 pada April, lebih rendah dari rata-rata kenaikan bulanan sebesar 242.000 yang tercatat selama 12 bulan sebelumnya, menurut laporan tersebut.Pada Februari, tingkat pengangguran di AS meningkat menjadi 3,9 persen, yang merupakan level tertinggi dalam dua tahun, dan kemudian turun tipis menjadi 3,8 persen pada Maret.BLS mencatat bahwa tingkat pengangguran berada di kisaran 3,7 persen hingga 3,9 persen sejak Agustus 2023.Perubahan jumlah lapangan kerja di sektor nonpertanian pada Februari direvisi turun sebesar 34.000 menjadi 236.000, sedangkan perubahan pada Maret direvisi naik sebesar 12.000 menjadi 315.000. Berdasarkan revisi terebut, jumlah lapangan kerja pada Februari dan Maret apabila digabungkan angkanya 22.000 lebih rendah dari yang dilaporkan sebelumnya.Pada April, pendapatan rata-rata per jam bagi seluruh karyawan nonpertanian swasta di AS meningkat sebesar 7 sen, atau 0,2 persen, menjadi 34,75 dolar AS. Dalam 12 bulan terakhir, pendapatan rata-rata per jam meningkat 3,9 persen.*1 dolar AS = 16.202 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Wadah pemikir PIIE di Washington perkirakan AS alami resesi ringan pada 2023
Indonesia
•
07 Oct 2022

Google dan Apple hadapi penyelidikan praktik anti-persaingan di Meksiko
Indonesia
•
10 Sep 2022

Whoosh catat lebih dari 15 juta perjalanan penumpang sejak awal beroperasi
Indonesia
•
16 Apr 2026

Sabuk Ekonomi Sungai Yangtze China catat pertumbuhan ekonomi-ekologi
Indonesia
•
07 Jan 2022


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
