
Whoosh catat lebih dari 15 juta perjalanan penumpang sejak awal beroperasi

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 20 Mei 2025 ini menunjukkan rangkaian kereta 'electrical multiple unit' (EMU) sedang bertolak dari Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Tegalluar di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Jalur kereta cepat Whoosh sepanjang 142,3 km ini beroperasi dengan kecepatan maksimum 350 km per jam, memangkas waktu tempuh antara Jakarta dan Bandung dari tiga jam lebih menjadi hanya 46 menit.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, hingga Selasa (14/4) telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang, menandai pertumbuhan yang stabil dalam kapasitas operasional dan kualitas layanan, demikian menurut operator kereta cepat tersebut, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Kereta cepat yang dibangun melalui kerja sama Indonesia-China ini mencatatkan jumlah penumpang harian tertinggi sebanyak 26.770 orang, dengan tingkat keterisian tertinggi mencapai 99,64 persen, ungkap KCIC, seraya menambahkan bahwa komposisi penumpang terus meningkat, dengan jumlah pelancong mancanegara yang bertambah. Lebih dari 760.000 perjalanan pelancong mancanegara telah dilayani, menyoroti semakin pentingnya peran kereta cepat tersebut dalam memfasilitasi pertukaran regional dan menggenjot pariwisata.
KCIC mengatakan bahwa proyek kereta cepat tersebut telah memasuki fase pertumbuhan pesat dari tahap pascapeluncuran awalnya, dengan total jumlah penumpang telah menembus 10 juta orang. Efisiensi transportasi, standar layanan, dan pengenalan merek mengalami peningkatan secara menyeluruh.
Seiring dengan dampak jaringan kereta cepat yang terus meluas, layanan ini mempersingkat waktu tempuh antarkota di sepanjang rutenya secara signifikan, meningkatkan konektivitas regional dan pembangunan yang terkoordinasi, ungkap KCIC.
Diluncurkan pada 17 Oktober 2023, jalur kereta sepanjang 142,3 km ini beroperasi dengan kecepatan maksimum 350 km per jam. Kehadirannya memangkas waktu tempuh antara Jakarta dan Bandung dari tiga jam lebih menjadi hanya 46 menit, menawarkan opsi perjalanan yang cepat dan nyaman bagi masyarakat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sri Lanka dan IMF capai kesepakatan tingkat staf untuk pinjaman senilai 2,9 miliar dolar AS
Indonesia
•
03 Sep 2022

IMF tingkatkan proyeksi pertumbuhan global 2024 jadi 3,1 persen
Indonesia
•
31 Jan 2024

Pariwisata jadi kontributor signifikan timbulan sampah di Bali
Indonesia
•
08 Feb 2026

Eurostat: Inflasi zona euro naik jadi 2,3 persen pada November 2024
Indonesia
•
01 Dec 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
