
Otoritas Libya rilis surat perintah penangkapan 3 tersangka dalam pembunuhan putra Gaddafi

Saif al-Islam, yang lama dipandang sebagai sosok penting dan kontroversial di Libya sejak pemberontakan yang didukung NATO pada 2011 mengakhiri kekuasaan ayahnya, dibunuh pada 3 Februari oleh empat pria bersenjata yang menyerbu kediamannya di Zintan, sekitar 136 km arah barat daya dari ibu kota Tripoli.
Tripoli, Libya (Xinhua/Indonesia Window) – Kantor Jaksa Agung Libya mengumumkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi dan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap tiga tersangka pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi.
Perintah penangkapan tersebut diterbitkan setelah prosedur penyelidikan awal selesai dilakukan dan bukti terkumpul, kata kantor itu dalam sebuah pernyataan yang diunggah di halaman Facebook resminya pada Kamis (5/3) malam waktu setempat.
Saif al-Islam, yang lama dipandang sebagai sosok penting dan kontroversial di Libya sejak pemberontakan yang didukung NATO pada 2011 mengakhiri kekuasaan ayahnya, dibunuh pada 3 Februari oleh empat pria bersenjata yang menyerbu kediamannya di Zintan, sekitar 136 km arah barat daya dari ibu kota Tripoli.
Menjelaskan temuan penyelidikan, kantor tersebut mengatakan bahwa pelaku telah menunggu korban di kediamannya dan menyerangnya di halaman rumah di ruang sempit yang membuat korban tidak bisa melarikan diri.
Para penyerang kemudian mengarahkan senjata otomatis mereka ke korban dan melepaskan rentetan tembakan, yang menyebabkan korban meninggal di tempat kejadian.
Pada November 2021, Saif al-Islam tampil untuk pertama kalinya di depan publik setelah bertahun-tahun ketika dia mendaftar sebagai calon dalam pemilihan presiden Libya, tetapi pencalonannya kemudian ditolak oleh Komisi Pemilihan Tinggi Nasional.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu Hongaria sebut negaranya tak ingin NATO jadi blok anti-China
Indonesia
•
07 Apr 2023

Menlu Rusia: Konflik Ukraina akan berakhir dengan kesepakatan yang sesuai dengan Rusia
Indonesia
•
26 Feb 2025

Sekjen PBB kunjungi perlintasan Rafah, kembali serukan gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
24 Mar 2024

Sejumlah negara Eropa desak UE bertindak lebih tegas terhadap Israel
Indonesia
•
31 Aug 2025


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
