OPEC+ sepakat naikkan produksi minyak 188.000 barel per hari mulai Agustus

Foto yang diabadikan pada 30 November 2023 ini menunjukkan kantor pusat Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) di Wina, Austria. (Xinhua/He Canling)

Wina, Austria (Xinhua/Indonesia Window) – Negara-negara OPEC+ pada Ahad (5/7) sepakat menaikkan kuota maksimum produksi minyak pada Agustus sebesar 188.000 barel per hari (bph) dari tingkat bulan Juli, menurut pernyataan yang dirilis setelah pertemuan virtual OPEC+.

Keputusan tersebut diumumkan setelah pertemuan yang dihadiri oleh Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman, yang meninjau kondisi dan prospek pasar global.

Dalam komitmen kolektif mereka untuk mendukung stabilitas pasar minyak, tujuh negara peserta memutuskan untuk menerapkan penyesuaian produksi sebesar 188.000 bph dari penyesuaian sukarela tambahan yang diumumkan pada April 2023, kata pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa penyesuaian tersebut akan diterapkan pada Agustus.

Pemangkasan produksi sukarela sebesar 1,65 juta bph kali pertama diumumkan pada April 2023 dan kemudian diperpanjang hingga akhir 2026.

Keputusan yang diambil pada Ahad tersebut menandai bulan kelima berturut-turut bagi OPEC+ untuk meningkatkan produksinya, meskipun Uni Emirat Arab keluar dari OPEC dan aliansi OPEC+ yang lebih luas pada 1 Mei.

Menurut pernyataan tersebut, ketujuh negara akan secara fleksibel menyesuaikan produksi mereka sesuai dengan kondisi pasar yang terus berubah.

Mereka akan kembali menggelar pertemuan pada 2 Agustus guna mengambil keputusan lebih lanjut untuk September.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait