Obesitas dan alkohol jadi pemicu utama risiko kanker payudara pada wanita seiring bertambahnya usia

Seorang warga lansia penderita demensia (pertama dari kanan) mengikuti kegiatan menari yang diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan upaya memperlambat timbulnya demensia di Sydney, Australia, pada 30 Maret 2016. (Xinhua/Zhu Hongye)

Obesitas dan konsumsi alkohol meningkatkan secara signifikan risiko kanker payudara pada wanita seiring bertambahnya usia.

 

Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah studi di Australia menemukan obesitas dan konsumsi alkohol meningkatkan secara signifikan risiko kanker payudara pada wanita seiring bertambahnya usia.

Tim tersebut menggunakan data dari Studi Longitudinal Australia tentang Kesehatan Wanita untuk menyelidiki berbagai faktor gaya hidup dan bagaimana faktor-faktor itu dapat terkait dengan risiko kanker payudara pada lebih dari 12.700 wanita berusia 45-50 tahun, menurut ringkasan yang diterbitkan pada Senin (30/3) di situs jejaring Australian Science Media Center.

Selama periode 25 tahun, 941 wanita didiagnosis menderita kanker payudara, menurut penelitian yang dipimpin oleh Universitas Sydney di Australia itu.

Para peneliti menemukan bahwa wanita yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas lebih mungkin terkena kanker payudara dibanding wanita yang memiliki berat badan normal.

Studi yang diterbitkan di BMJ Open ini juga menemukan bahwa konsumsi alkohol dalam kadar berapa pun dapat meningkatkan risiko kanker payudara, dan wanita lajang juga menghadapi peluang yang lebih tinggi.

Namun, para peneliti melaporkan bahwa faktor gaya hidup lain yang diteliti, seperti kebiasaan merokok dan penggunaan terapi penggantian hormon, tidak berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara di antara para wanita ini. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait