
NASA umumkan rencana Moon Base untuk dukung kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan

Foto yang diabadikan pada 6 April 2026 ini memperlihatkan Bulan yang terlihat dari pesawat luar angkasa Orion. (Xinhua/NASA)
Moon Base akan mendukung kehadiran manusia yang berkelanjutan di dekat Kutub Selatan Bulan sebagai bagian dari program eksplorasi Artemis yang lebih luas.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) pada Selasa (26/5) mengumumkan inisiatif Moon Base, yang menguraikan rencana untuk membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di dekat Kutub Selatan Bulan sebagai bagian dari program eksplorasi Artemis yang lebih luas.
Dalam konferensi pers di kantor pusat mereka di Washington DC, para pejabat NASA mempresentasikan strategi dan peta jalan badan tersebut untuk mengembangkan infrastruktur di Bulan guna mendukung eksplorasi manusia jangka panjang, penelitian ilmiah, dan kegiatan komersial di Bulan.
Menurut NASA, Moon Base akan dikembangkan dalam tiga fase. Fase pertama, yang berlangsung hingga 2029, berfokus pada eksplorasi robotik dan demonstrasi teknologi. Fase kedua, dari 2029 hingga 2032, menargetkan penempatan sistem hunian awal, serta infrastruktur listrik dan komunikasi. Fase ketiga, yang dimulai setelah 2032, bertujuan membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan dan memajukan teknologi untuk memanfaatkan sumber daya Bulan.
NASA mengatakan Kutub Selatan Bulan dipilih sebagai wilayah target karena durasi paparan sinar matahari yang lebih panjang, yang menguntungkan bagi pembangkit listrik tenaga surya dan menyediakan kondisi termal yang lebih stabil untuk operasi di permukaan.
Wilayah ini juga sangat menarik dari sudut pandang ilmiah, karena terletak di dekat beberapa medan tertua di Bulan, bagian dari cekungan tumbukan terbesar yang diketahui di tata surya. Sampel-sampel dari area tersebut dapat memberikan wawasan baru tentang sejarah awal Bulan dan sistem Bumi-Bulan, serta evolusi tata surya, menurut NASA.
Badan tersebut mengatakan Moon Base akan berfungsi sebagai pusat untuk sains, demonstrasi teknologi, dan eksplorasi, memajukan teknologi untuk misi luar angkasa dalam (deep space) di masa depan, dan mendorong ekonomi Bulan yang sedang berkembang.
NASA menyatakan mitra komersial dan kolaborator internasional akan memainkan peran kunci dalam pengembangan Moon Base dan infrastruktur terkait.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

‘Easy card’ buat hidup semakin mudah di Taiwan
Indonesia
•
11 Apr 2021

China Daratan catat peningkatan jumlah paten penemuan bernilai tinggi
Indonesia
•
16 Feb 2024

Peneliti kembangkan baterai penyimpan energi skala besar
Indonesia
•
27 Sep 2019

Roket Long March-2D China pecahkan rekor, angkut 41 satelit sekaligus dalam sekali peluncuran
Indonesia
•
16 Jun 2023


Berita Terbaru

Saat manusia mulai ‘jatuh hati’ pada AI, China perketat aturan bot pendamping
Indonesia
•
16 Jul 2026

Otot yang lemah bisa tingkatkan risiko diabetes hingga 3,5 kali lipat
Indonesia
•
16 Jul 2026

Anjing laut punya ‘kekuatan super’ mendengar di darat dan bawah air
Indonesia
•
16 Jul 2026

Perangkat bionik ini bikin otak tak sekadar mendengar, tapi juga memahami suara
Indonesia
•
15 Jul 2026
