
Pertamina akan olah minyak goreng bekas jadi bahan bakar pesawat

Sebuah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia terparkir di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta pada 15 Juli 2009. (Foto dokumentasi)
Minyak goreng bekas (used cooking oil/UCO) rencananya akan diolah menjadi bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan sebagai bagian dari agenda energi hijau Pertamina.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Indonesia, PT Pertamina, berencana mengolah minyak goreng bekas (used cooking oil/UCO) menjadi bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan sebagai bagian dari agenda energi hijaunya.Rencana tersebut akan dijalankan oleh anak perusahaan Pertamina, yakni PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dalam Proyek Green Refinery Cilacap yang bekerja sama dengan pengekspor UCO, PT Gapura Mas Lestari (GML).Proyek itu diperkirakan akan mengolah bahan baku dengan kapasitas 6.000 barel per hari untuk menghasilkan minyak sayur terhidrogenasi dan bahan bakar pesawat berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF). Menurut Pertamina, produksinya diperkirakan mencapai sekitar 300.000 kiloliter per tahun."Ini merupakan inovasi dari Pertamina dalam menghasilkan bahan bakar yang berkelanjutan dan lebih efisien. Kami terus mengembangkan energi terbarukan dengan memanfaatkan sumber-sumber energi yang tersedia di dalam negeri," kata Fadjar Djoko Santoso, vice president corporate communication PT Pertamina, dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan pada Selasa (17/12).Presiden Direktur KPI Taufik Aditiyawarman mengatakan proyek tersebut bertujuan untuk menyediakan sumber energi alternatif, menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, mendukung pembangunan lokal, dan mengurangi dampak lingkungan."Kami yakin dengan semangat kolaborasi dan komitmen semua pihak, proyek ini akan mampu mengatasi berbagai kendala dan menjadi contoh sukses dalam pengembangan energi berkelanjutan," ujarnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Beijing fokus jadi pusat inovasi iptek internasional di tengah pembangunan berkualitas tinggi
Indonesia
•
21 Mar 2024

China kirim antena pertama untuk dukung pembangunan sistem teleskop radio terbesar di dunia
Indonesia
•
01 Aug 2024

Lubang raksasa di Aceh Tengah kian melebar, peneliti BRIN ungkap penyebabnya
Indonesia
•
23 Feb 2026

Studi terbaru buktikan lapisan ozon Antartika memulih
Indonesia
•
12 Mar 2025


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
