
Beijing fokus jadi pusat inovasi iptek internasional di tengah pembangunan berkualitas tinggi

Sebuah kendaraan otonomos sedang melakukan uji coba tanpa pengemudi di sebuah jalan di Yizhuang, Beijing, ibu kota China, pada 19 Oktober 2021. (Xinhua/Peng Ziyang)
Volume transaksi kontrak teknologi di Beijing pada 2023 menembus 850 miliar yuan, dengan rata-rata 337 perusahaan teknologi didirikan setiap harinya.
Beijing, China (Xinhua) – Kota Beijing akan fokus membangun dirinya menjadi pusat inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) internasional utama dan memanfaatkan peran strategisnya sebagai ibu kota negara untuk mengembangkan kekuatan produktif berkualitas baru dalam upaya meningkatkan pembangunan berkualitas tinggi kota tersebut, demikian disampaikan otoritas setempat pada Selasa (19/3).Dalam beberapa tahun terakhir, upaya Beijing telah meraih berbagai hasil yang luar biasa. Kota ini menempati peringkat teratas dalam daftar "Nature Index Science Cities" selama delapan tahun berturut-turut, serta masuk dalam jajaran kota paling inovatif di dunia, kata Wali Kota Beijing Yin Yong dalam konferensi pers.Volume transaksi kontrak teknologi di Beijing pada 2023 menembus 850 miliar yuan, dengan rata-rata 337 perusahaan teknologi didirikan setiap harinya.Dalam menghadapi babak baru perubahan teknologi dan industri global, Beijing akan terus berupaya meningkatkan kemampuan penelitian iptek, memperdalam reformasi sistem iptek, serta memperkuat pembinaan dan introduksi talenta, ujar Yin."Kami akan berkonsentrasi membuat terobosan dalam teknologi-teknologi inti utama dan membidik puncak pengembangan industri di lebih dari 20 bidang, seperti informasi masa depan, kesehatan, manufaktur, energi, material, dan ruang angkasa," tambah Yin.Selama bertahun-tahun, Beijing meningkatkan manajemen perkotaannya, terutama di bidang berkendara otonomos tingkat tinggi. Tiga tahun yang lalu, kota metropolitan itu memimpin dalam pengadopsian teknologi kolaborasi kendaraan-jalan untuk mempromosikan pengembangan teknologi berkendara otonomos, menurut Yin.Area untuk berkendara otonomos di Beijing akan diperluas dari 160 kilometer persegi menjadi 600 kilometer persegi tahun ini, dan penerapan teknologi tersebut akan dapat diakses di lima stasiun kereta utama serta Bandar Udara Internasional Daxing Beijing dan Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing."Kami berharap dapat menarik lebih banyak perusahaan serta lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) terkemuka ke bidang berkendara otonomos, dan untuk meningkatkan fasilitas pendukung hulu dan hilir dalam rantai industri. Kami menyambut semua jenis modal, terutama modal jangka panjang, untuk meningkatkan investasi di bidang ini," tutur Yin.*1 yuan = 2.182 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China ungkap peran sumber panas perkotaan dalam memperparah peristiwa panas ekstrem
Indonesia
•
20 Dec 2025

Situs relik dari masa Dinasti Sui dan Tang berhasil ditemukan di Xi'an, China
Indonesia
•
08 Nov 2025

Fosil vertebrata 101 juta tahun ditemukan di timur laut China
Indonesia
•
02 Oct 2021

Studi sebut partikel logam mikroskopis berpotensi bunuh sel kanker tanpa rusak jaringan sehat
Indonesia
•
28 Oct 2025


Berita Terbaru

Perempuan lebih rentan mengalami demensia? Kasus baru capai 24,7 juta pada 2050
Indonesia
•
13 Oct 2026

Model AI tingkatkan akurasi prediksi banjir hingga 12 pekan sebelumnya
Indonesia
•
13 Oct 2026

Hampir 1 miliar orang diproyeksikan menderita osteoartritis pada 2050
Indonesia
•
13 Oct 2026

Ekspedisi Kawah Purba Pangrango ungkap kekayaan hayati dan geologi di ketinggian lebih 2.000 meter
Indonesia
•
11 Oct 2026
