
China kirim antena pertama untuk dukung pembangunan sistem teleskop radio terbesar di dunia

Foto yang diabadikan pada 6 Februari 2018 ini memperlihatkan piringan prototipe (prototype dish) pertama dari teleskop radio Square Kilometer Array (SKA). (Xinhua/Mu Yu)
Square Kilometer Array merupakan sebuah jaringan yang terdiri dari ribuan antena radio dengan berbagai tipe dan ukuran, yang berada di beberapa lokasi di Australia dan Afrika.
Shijiazhuang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Batch pertama antena frekuensi menengah buatan China untuk Square Kilometer Array (SKA) dikirim ke Afrika Selatan pada Rabu (31/7), menandai sebuah langkah signifikan menuju pembangunan sistem teleskop radio terbesar di dunia.Antena-antena tersebut dikirim dari Shijiazhuang, ibu kota Provinsi Hebei, China utara, ke lokasi SKA di Afrika Selatan.SKA merupakan sebuah jaringan yang terdiri dari ribuan antena radio dengan berbagai tipe dan ukuran, yang berada di beberapa lokasi di Australia dan Afrika. Proyek ini didanai, dibangun, dan dioperasikan bersama oleh lebih dari 10 negara. SKA juga akan memiliki sensitivitas dan kecepatan survei yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sistem instrumen radio lainnya yang telah dikembangkan sejauh ini.Sebagai satu dari tujuh anggota pendiri proyek sains besar internasional dan salah satu pihak yang menandatangani Konvensi Observatorium SKA yang diteken pada 2019, China bertanggung jawab atas desain, manufaktur, transportasi, integrasi, dan pengoperasian 64 set antena frekuensi menengah SKA. Pengiriman tersebut menandai dimulainya fase produksi massal struktur antena itu.Setelah selesai dibangun, SKA diharapkan dapat membantu umat manusia memahami asal-usul alam semesta dan akan berkontribusi terhadap penelitian evolusi galaksi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

17 spesies baru ditemukan di situs warisan dunia China
Indonesia
•
19 Jul 2023

Feature – Teknologi digital China berdayakan penanaman durian di Thailand
Indonesia
•
14 Jun 2024

Studi ungkap cuaca ekstrem dapat picu invasi spesies pendatang
Indonesia
•
10 Nov 2023

Misi Bulan Chang'e-7 China akan bawa instrumen ilmiah hasil kerja sama pengembangan internasional
Indonesia
•
25 Apr 2024


Berita Terbaru

Luas es laut musim dingin Arktik makin mengecil
Indonesia
•
27 Mar 2026

Brasil kenalkan jet tempur supersonik F-39E Gripen pertama yang diproduksi di dalam negeri
Indonesia
•
27 Mar 2026

Tim peneliti China kembangkan fotovoltaik film tipis berefisiensi tinggi untuk energi luar angkasa
Indonesia
•
27 Mar 2026

OpenAI akan tutup aplikasi video Sora
Indonesia
•
25 Mar 2026
