
Merek China sumbang 90 persen dari penjualan wholesale EV di Indonesia pada Januari-Juli 2024

Pengunjung memotret sebuah kendaraan yang dipamerkan saat pratinjau media GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di Tangerang, Provinsi Banten, pada 17 Juli 2024. GIIAS 2024 akan dibuka untuk umum mulai 18 Juli hingga 28 Juli mendatang. (Xinhua/Gemma Galgani)
Merek otomotif asal China berkontribusi signifikan terhadap perkembangan penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang semakin pesat di Indonesia.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Sejumlah merek otomotif asal China berkontribusi signifikan terhadap perkembangan penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang semakin pesat di Indonesia. Beberapa merek seperti Wuling, BYD, hingga Neta menyumbang sekitar 90 persen dari total penjualan wholesale (dari pabrik ke distributor secara partai besar) EV domestik sepanjang Januari-Juli 2024.Berdasarkan data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan wholesale EV domestik dalam tujuh bulan terakhir mencapai 17.800 unit, naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Empat dari lima merek EV paling laris didominasi oleh merek-merek asal China.Posisi teratas masih ditempati Wuling yang berhasil menjual lebih dari 7.000 unit, dengan model paling laris yakni BinguoEV.BYD telah menjual lebih dari 3.500 unit kendaraan meski baru diperkenalkan ke pasar domestik pada awal tahun ini. Masyarakat Indonesia tampaknya tertarik dengan model sedan BYD Seal yang menyumbang lebih dari separuh penjualan tersebut.Tak kalah laris, Chery membukukan penjualan lebih dari 3.000 unit meski baru meluncurkan satu model EV, Omoda E5. Merek lainnya dengan penjualan wholesale paling banyak yakni Morris Garage (MG), yang terafiliasi SAIC Motor, sebanyak 1.900 unit. Sementara itu, beberapa merek asal China lain seperti Neta dan DFSK-Seres mencatat penjualan ratusan unit.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga batu bara acuan 115,35 dolar AS per ton pada Juli, tertinggi dalam satu dekade terakhir
Indonesia
•
07 Jul 2021

OPEC+ dorong peningkatan produksi jelang kunjungan Biden ke Saudi
Indonesia
•
03 Jun 2022

90 persen permintaan mobil di Indonesia dipasok dari pabrik dalam negeri
Indonesia
•
30 Mar 2021

Ladang minyak di Laut China Selatan hasilkan 20 juta ton ekuivalen minyak pada 2022
Indonesia
•
31 Dec 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
