Menlu Mesir dan Iran bahas perkembangan serangan Israel terhadap Iran

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di Kuwait City, Kuwait, pada 22 Oktober 2024. (Xinhua/Asad)
Menteri luar negeri Iran menuturkan masyarakat internasional harus mengambil tindakan segera dan efektif untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza dan Lebanon, agar perang tidak meluas ke wilayah-wilayah lainnya di kawasan tersebut.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Mesir Badr Abdelatty dan Menlu Iran Seyyed Abbas Araghchi membahas sejumlah perkembangan terbaru perihal serangan Israel terhadap Iran, ungkap Kementerian Luar Negeri Mesir dalam sebuah pernyataan pada Ahad (27/10).Dalam pembicaraan via telepon pada Sabtu (26/10) malam waktu setempat, Abdelatty menegaskan kembali kecaman Mesir terhadap segala langkah dan kebijakan sepihak dan provokatif yang mengancam keamanan dan stabilitas regional, kata pernyataan itu.Diplomat tertinggi Mesir tersebut menekankan perlunya deeskalasi, meningkatkan upaya untuk mewujudkan perdamaian, serta mencegah perang regional yang akan berujung pada konsekuensi yang mengerikan.Abdelatty juga meninjau upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Mesir, melalui koordinasi dengan Qatar dan Amerika Serikat, untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, masuknya bantuan kemanusiaan dan medis sepenuhnya dan tanpa syarat ke Jalur Gaza, serta pembebasan para sandera dan tahanan.Dalam pernyataannya, menteri luar negeri Iran menuturkan masyarakat internasional harus mengambil tindakan segera dan efektif untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza dan Lebanon, agar perang tidak meluas ke wilayah-wilayah lainnya di kawasan tersebut, menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Iran.Mengenai serangan terbaru Israel terhadap sejumlah lokasi di Iran, Araghchi menyampaikan bahwa negaranya tidak akan ragu untuk memberikan "respons yang tegas dan proporsional terhadap agresi apa pun" yang mengancam integritas wilayah dan keamanannya pada waktu yang tepat.
Foto menunjukkan suasana di Teheran, Iran, pada 26 Oktober 2024. Sejumlah ledakan kuat terdengar di Teheran, ibu kota Iran, pada Sabtu (26/10) dini hari waktu setempat, lapor IRIB TV milik pemerintah Iran. Israel mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melancarkan "serangan yang presisi terhadap target-target militer di Iran" pada Sabtu dini hari. Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan bentuk balasan atas "serangan terus-menerus selama berbulan-bulan" dari Iran. (Xinhua/Yao Bing)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Kepala militer baru Israel dilantik, bersumpah akan serang musuh dengan "kekuatan luar biasa"
Indonesia
•
06 Mar 2025

Kremlin sebut perundingan gencatan senjata Rusia-Ukraina masih dalam tahap awal
Indonesia
•
24 Mar 2025

China layangkan protes pada WTO soal subsidi AS untuk kendaraan listrik
Indonesia
•
29 Mar 2024

Kematian dalam kecelakaan udara melonjak jadi 334 secara global pada 2024
Indonesia
•
07 Jan 2025
Berita Terbaru

Kongres AS bantah klaim Trump soal militer Rusia dan China di Greenland
Indonesia
•
10 Feb 2026

Fokus Berita - Ilmuwan dunia pun terjerat godaan Epstein
Indonesia
•
10 Feb 2026

Sekjen PBB sebut semua permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki tidak punya validitas hukum
Indonesia
•
10 Feb 2026

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026
