
Menlu Iran: Teheran berhak merespons serangan Israel

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di Kuwait City, Kuwait, pada 22 Oktober 2024. (Xinhua/Asad)
Tindakan agresif Israel dilakukan sembari melanjutkan genosida di Gaza dan provokasi perang di Lebanon, yang merupakan sebuah ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional serta menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan Asia Barat.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan bahwa Iran berhak untuk merespons "agresi kriminal" Israel terhadap negaranya.Dirinya membuat pernyataan tersebut dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Presiden Dewan Keamanan (DK) PBB untuk Oktober Pascale Christine Baeriswyl, serta anggota dewan lainnya, sehari setelah Israel melancarkan serangan terhadap target-target militer di Iran. Demikian menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran pada Ahad (27/10).Araghchi mencatat bahwa meskipun "sebagian besar proyektil yang ditembakkan (Israel) berhasil terdeteksi dan dicegat oleh sistem pertahanan udara Iran, tindakan agresif tersebut menyebabkan kerusakan pada titik-titik yang ditargetkan dan, yang lebih penting lagi, menyebabkan tewasnya empat anggota angkatan bersenjata Iran."Dia juga menyerukan digelarnya pertemuan darurat DK PBB untuk mengambil sikap "tegas" yang mengecam "agresi" Israel terhadap Iran.Araghchi mengecam keras tindakan militer Israel tersebut sebagai sebuah pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Iran serta hukum internasional.Dia menekankan bahwa tindakan "agresif" Israel dilakukan sembari melanjutkan "genosida di Gaza dan provokasi perang di Lebanon," yang merupakan sebuah ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional serta menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan Asia Barat.
Foto menunjukkan suasana di Teheran, Iran, pada 26 Oktober 2024. Sejumlah ledakan kuat terdengar di Teheran, ibu kota Iran, pada Sabtu (26/10) dini hari waktu setempat, lapor IRIB TV milik pemerintah Iran. Israel mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melancarkan "serangan yang presisi terhadap target-target militer di Iran" pada Sabtu dini hari. Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan bentuk balasan atas "serangan terus-menerus selama berbulan-bulan" dari Iran. (Xinhua/Yao Bing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Scholz kritik rencana Trump relokasi warga Gaza sebagai "skandal" dalam debat tv
Indonesia
•
12 Feb 2025

PM Singapura: Biden mungkin terapkan multilateralisme dalam perdagangan
Indonesia
•
19 Nov 2020

OKI: penembakan Florida bukan cerminan Islam
Indonesia
•
07 Dec 2019

Arab Saudi tekankan penyedia hidangan buka puasa Ramadhan tidak boleh boros
Indonesia
•
24 Mar 2022


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
