
Kremlin sebut perundingan gencatan senjata Rusia-Ukraina masih dalam tahap awal

Foto yang diabadikan pada 18 Maret 2025 ini menunjukkan pemandangan eksterior Kremlin di Moskow, Rusia. (Xinhua/Bai Xueqi)
Mencapai gencatan senjata di tengah konflik Rusia-Ukraina masih menjadi tantangan kompleks yang membutuhkan upaya substansial, sementara perundingan masih berada pada tahap awal.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Ahad (23/3) mengatakan bahwa mencapai gencatan senjata di tengah konflik Rusia-Ukraina masih menjadi tantangan kompleks yang membutuhkan upaya substansial, seraya menekankan bahwa perundingan masih berada pada tahap awal."Saya ingin mengingatkan Anda bahwa Presiden (Vladimir) Putin tentu saja mendukung gagasan gencatan senjata ... Ini adalah masalah yang sangat kompleks dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kita baru berada di awal jalur ini," kata Peskov kepada media lokal.Dia menggarisbawahi bahwa negara-negara Barat kemungkinan tidak akan segera mencabut sanksi terhadap Rusia, memaksa negara itu untuk mengejar pembangunan di tengah keterbatasan saat ini.Terlepas dari ketegangan geopolitik, Peskov mengatakan bahwa Moskow dan Washington tidak boleh membiarkan perbedaan pendapat menggagalkan kerja sama yang saling menguntungkan."Kita bisa saja berbeda pendapat tentang sesuatu hal, tetapi bukan berarti kita harus membiarkan hal itu menghalangi kerja sama pragmatis," imbuhnya.Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini berbicara dengan mitra setaranya dari Rusia dan Ukraina untuk merundingkan gencatan senjata.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

UNICEF: Hampir 23 juta warga Afghanistan butuh bantuan kemanusiaan pada 2025
Indonesia
•
17 Feb 2026

Presiden Sisi: Mesir siap bela wilayah Arab Saudi, bukan serang Yaman
Indonesia
•
22 Oct 2026

Qatar, UEA dan Sekjen GCC kecam serangan Iran terhadap kapal tanker Qatar di Selat Hormuz
Indonesia
•
08 Jul 2026

Prancis dilanda karhutla terburuk 2026, hampir 100.000 hektare lahan hangus
Indonesia
•
26 Jul 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
