
Menteri Ketenagakerjaan AS mundur di tengah penyelidikan dugaan pelanggaran etika

Foto yang diabadikan pada 28 Desember 2018 ini memperlihatkan Gedung Putih dan sebuah rambu tanda berhenti di Washington DC, Amerika Serikat (AS). (Xinhua/Liu Jie)
Menteri Ketenagakerjaan AS Lori Chavez-DeRemer menjalin hubungan asmara dengan seorang anggota tim keamanannya dan menggunakan sumber daya departemen untuk perjalanan pribadi.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) Lori Chavez-DeRemer pada Senin (20/4) meletakkan jabatannya di tengah penyelidikan terkait dugaan pelanggaran etika.
"Meski masa bakti saya di pemerintahan akan segera berakhir, tidak berarti saya akan berhenti memperjuangkan pekerja Amerika," ujar Chavez-DeRemer dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial X.
Pengunduran diri Chavez-DeRemer menjadikannya anggota kabinet ketiga yang meletakkan jabatan selama masa kepemimpinan kedua Presiden Donald Trump.
"Menteri Ketenagakerjaan Lori Chavez-DeRemer akan meninggalkan pemerintahan untuk menempati posisi di sektor swasta," tulis Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung dalam unggahan sebelumnya di platform media sosial X.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan AS Keith Sonderling akan mengemban peran penjabat menteri Ketenagakerjaan AS, imbuh Cheung.
Kantor inspektur jenderal Departemen Ketenagakerjaan AS hampir menyelesaikan penyelidikan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan terkait tuduhan pelanggaran etika profesional yang disampaikan oleh seorang pelapor pelanggaran (whistle-blower) terhadap Chavez-DeRemer dan para ajudan terdekatnya, termasuk klaim bahwa Chavez-DeRemer menjalin hubungan asmara dengan seorang anggota tim keamanannya dan menggunakan sumber daya departemen untuk perjalanan pribadi, lapor New York Times pada Senin.
Pengunduran diri Chavez-DeRemer menyusul serangkaian perombakan tingkat tinggi di bawah Trump.
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem telah dipecat pada Maret lalu, tak lama usai bersaksi di hadapan para anggota parlemen di Capitol Hill terkait penanganan penegakan hukum imigrasi oleh lembaga yang dipimpinnya dan kampanye iklan senilai 220 juta dolar AS yang menampilkan dirinya sendiri.
*1 dolar AS = 17.176 rupiah
Jaksa Agung AS Pam Bondi dicopot pada April di tengah meningkatnya kekecewaan terhadap kepemimpinannya di Departemen Kehakiman AS dan penanganannya atas dokumen Jeffrey Epstein.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Hamas akan tinjau rencana gencatan senjata dari AS
Indonesia
•
30 Sep 2025

Idul Fitri 1447H– Feature: Tanpa kegembiraan dan keluarga besar, pengungsi Lebanon rayakan Idul Fitri dalam bayang-bayang konflik
Indonesia
•
21 Mar 2026

Majelis Kesehatan Dunia kembali tolak proposal terkait Taiwan
Indonesia
•
20 May 2025

Prancis akan resmi akui negara palestina dalam sidang Majelis Umum PBB mendatang
Indonesia
•
26 Jul 2025


Berita Terbaru

Iran sebut kapal perang Eropa yang lintasi Selat Hormuz dianggap sebagai sasaran yang sah
Indonesia
•
29 Jul 2026

Israel perluas operasi militer di Tepi Barat, tambah permukiman ilegal Yahudi
Indonesia
•
29 Jul 2026

Ratusan ribu warga Afrika jadi korban perdagangan manusia, sindikat raup puluhan triliun rupiah per tahun
Indonesia
•
29 Jul 2026

Sedikitnya 15 anggota pasukan paramiliter Irak tewas akibat serangan AS-Arab Saudi
Indonesia
•
29 Jul 2026
