
Ketua The Fed Jerome Powell diselidiki Kejaksaan AS terkait dana renovasi kantor pusat

Ketua Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) Jerome Powell menghadiri sebuah konferensi pers di Washington DC, AS, pada 10 Desember 2025. (Xinhua/Li Yuanqing)
Jaksa federal sedang menyelidiki Ketua The Fed Jerome Powell terkait proyek bernilai miliaran dolar AS untuk renovasi kantor pusat bank sentral tersebut.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), pada Ahad (11/1) malam waktu setempat mengonfirmasi bahwa jaksa federal sedang menyelidiki Ketua The Fed Jerome Powell terkait proyek bernilai miliaran dolar AS untuk renovasi kantor pusat bank sentral tersebut.
*1 dolar AS = 16.834 rupiah
Dalam pernyataan publik yang diunggah di situs jejaring resmi The Fed pada Ahad malam, Powell mengatakan bahwa Departemen Kehakiman AS pada Jumat (9/1) telah mengirimkan surat panggilan dewan juri (grand jury subpoena) ke The Fed, yang "mengancam dakwaan pidana terkait kesaksian saya di hadapan Komite Perbankan Senat (Senate Banking Committee) pada Juni lalu. Kesaksian tersebut sebagian berkaitan dengan proyek multitahunan untuk merenovasi gedung perkantoran Federal Reserve yang bersejarah."
"Tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini harus dilihat dalam konteks yang lebih luas, berupa ancaman dan tekanan yang berkelanjutan dari pemerintah," ujar Powell. "Ancaman tuduhan pidana ini merupakan konsekuensi dari keputusan Federal Reserve dalam menetapkan suku bunga berdasarkan penilaian terbaik kami mengenai apa yang akan bermanfaat bagi publik, alih-alih mengikuti preferensi Presiden."
"Ini tentang apakah The Fed akan dapat terus menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi – atau justru kebijakan moneter akan diarahkan oleh tekanan atau intimidasi politik," tuturnya.
Powell menegaskan bahwa dirinya "akan terus menjalankan tugas yang telah dikonfirmasi Senat kepada saya, dengan integritas dan komitmen untuk melayani rakyat Amerika."
Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Columbia sedang mengawasi penyelidikan tersebut, lapor media lokal.
Sejak mulai menjabat pada Januari 2025, Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengkritik Powell karena tidak memangkas suku bunga sebesar dan secepat yang dia inginkan.
Powell pertama kali diangkat sebagai ketua The Fed oleh Presiden Donald Trump pada 2018, kemudian diangkat kembali untuk masa jabatan kedua oleh mantan presiden Joe Biden pada 2022. Masa jabatannya saat ini dijadwalkan berakhir pada Mei 2026.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

RRC resmi buka kedubes di Republik Honduras
Indonesia
•
06 Jun 2023

PM Israel: Trump "bertekad" implementasikan rencana "revolusioner" pengambilalihan Gaza
Indonesia
•
12 Feb 2025

Serangan terhadap kilang minyak di Timur Tengah ancam kesehatan publik
Indonesia
•
10 Mar 2026

Kremlin sebut perundingan gencatan senjata Rusia-Ukraina masih dalam tahap awal
Indonesia
•
24 Mar 2025


Berita Terbaru

Uni Eropa gelontorkan dana 1 miliar dolar AS untuk dukung pemulihan Gaza
Indonesia
•
14 Jul 2026

Pemuda Palestina sedang cari pekerjaan tewas ditembak saat masuk Yerusalem Timur
Indonesia
•
14 Jul 2026

Iran umumkan pelayaran di Selat Hormuz tak bisa dilalui usai eskalasi dengan AS
Indonesia
•
13 Jul 2026

Prancis hentikan pengoperasian reactor nuklir akibat gelombang panas
Indonesia
•
13 Jul 2026
