
80 kandidat mendaftar untuk bersaing dalam pilpres Iran

Orang-orang berduka atas wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi di Mashhad, Iran timur laut, pada 23 Mei 2024. Mendiang Presiden Iran Ebrahim Raisi, yang tewas bersama rombongannya dalam kecelakaan helikopter, dimakamkan pada Kamis (30/5) di tempat suci Imam Reza di kampung halamannya di Kota Mashhad, Iran timur laut, menurut kantor berita resmi Iran, IRNA. (Xinhua/Shadati)
Pendaftaran untuk pemilihan presiden (pilpres) Iran yang ke-14 ditutup pada Senin (3/6), dengan 80 kandidat, termasuk mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad, memasuki persaingan untuk menduduki posisi eksekutif tertinggi di negara tersebut.
Teheran, Iran (Xinhua) – Pendaftaran untuk pemilihan presiden (pilpres) Iran yang ke-14 ditutup pada Senin (3/6), dengan 80 kandidat memasuki persaingan untuk menduduki posisi eksekutif tertinggi di negara tersebut.Proses pendaftaran yang berlangsung selama lima hari itu dimulai pada Kamis (30/5) di Kementerian Dalam Negeri Iran di Teheran, ibu kota Iran. Setelah pendaftaran, proses skrining kandidat akan dimulai pada Selasa (4/6) dan berlanjut hingga 10 Juni, dengan daftar kandidat akhir akan diumumkan pada 11 Juni, menurut kantor berita semiresmi Iran, Fars.Kandidat yang memenuhi syarat kemudian akan memiliki waktu 15 hari, yang dimulai 12 Juni dan berakhir pada 26 Juni, untuk melakukan kampanye. Pemungutan suara dijadwalkan digelar pada 28 Juni, ungkap laporan tersebut.Beberapa kandidat terkemuka yang mendaftar dalam pilpres Iran adalah Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf, Wali Kota Teheran Alireza Zakani, anggota Dewan Kebijaksanaan Iran Saeed Jalili, Menteri Pembangunan Jalan dan Perkotaan Iran Mehrdad Bazrpash, Menteri Kebudayaan Iran Mohammad-Mehdi Esmaeili, Menteri Ketenagakerjaan Iran Solat Mortazavi, Presiden Organisasi Perencanaan dan Anggaran Iran Davoud Manzour, Wakil Ketua II Parlemen Iran Ali Nikzad, dan Amir-Hossein Ghazizadeh Hashemi yang merupakan wakil presiden sekaligus kepala Martyrs and Veterans Affairs Foundation.Beberapa kandidat lainnya yang telah mendaftar meliputi mantan wakil presiden pertama Iran Es'haq Jahangiri, mantan presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, mantan ketua parlemen Iran Ali Larijani, mantan gubernur bank sentral Iran Abdolnasser Hemmati, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.Empat mantan anggota parlemen perempuan, yakni Zohreh Elahian, Hamideh Zarabadi, Hajar Chenarani, dan Rafat Bayat, juga telah mendaftarkan diri, papar kantor berita resmi Iran, IRNA.Berbeda dengan spekulasi awal, Presiden Sementara Iran Mohammad Mokhber tidak berpartisipasi dalam pilpres.Pilpres ke-14, yang semula dijadwalkan digelar pada 2025, dimajukan karena kematian tak terduga Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter pada 19 Mei lalu di Provinsi Azarbaijan Timur, Iran barat laut.Menurut Konstitusi Iran, wakil presiden pertama akan mengambil alih tugas eksekutif dalam situasi semacam itu, dan presiden sementara harus menyelenggarakan pemilihan presiden baru dalam waktu maksimal 50 hari.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Rudal India hantam 6 lokasi di Pakistan, 8 orang tewas, 35 luka-luka, 2 hilang
Indonesia
•
07 May 2025

AS kembali tetapkan Houthi sebagai organisasi teroris
Indonesia
•
18 Jan 2024
Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah
Indonesia
•
02 Apr 2020

Presiden China dan Rusia bertukar pesan ucapan selamat Tahun Baru
Indonesia
•
01 Jan 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
