
Media sebut sistem rudal Typhon AS akan ditempatkan kembali di Jepang

Foto yang diabadikan pada 25 November 2023 ini menunjukkan poster bertuliskan seruan yang memprotes pembangunan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di daerah pesisir Henoko dekat Camp Schwab milik Korps Marinir AS di Okinawa, Jepang. (Xinhua/Feng Wuyong)
Sistem Typhon ditempatkan di Jepang untuk pertama kalinya pada September 2025 dalam latihan gabungan berskala besar di Prefektur Yamaguchi, Jepang barat.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Amerika Serikat (AS) akan menempatkan peluncur rudal jarak menengah Typhon dan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (High Mobility Artillery Rocket System/HIMARS) ke Jepang barat daya pada bulan depan untuk digunakan dalam latihan gabungan dengan Pasukan Bela Diri (Self-Defense Forces) Jepang, lapor media setempat, setelah penempatan sebelumnya menuai penolakan keras dari masyarakat setempat.
Sistem tersebut akan ditempatkan di Pangkalan Udara Kanoya Pasukan Bela Diri Maritim Jepang di Prefektur Kagoshima dalam latihan gabungan bertajuk Valiant Shield dan Orient Shield yang digelar antara Juni dan September, lapor Kyodo News pada Rabu (20/5), mengutip sumber-sumber yang mengetahui hal tersebut.
Setelah latihan gabungan tersebut rampung, sistem Typhon dan HIMARS akan dipindahkan ke sebuah pangkalan militer milik AS di Jepang untuk disimpan, imbuh laporan itu.
Sistem Typhon ditempatkan di Jepang untuk pertama kalinya pada September tahun lalu dalam latihan gabungan berskala besar di Prefektur Yamaguchi, Jepang barat, yang menuai kritik warga setelah sistem tersebut tetap ditempatkan di sana untuk waktu yang jauh lebih lama dibandingkan penjelasan semula.
Sebuah kelompok sipil setempat telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Pertahanan Jepang dan menuntut penarikan segera sistem tersebut. Kelompok itu juga menyampaikan kekhawatiran bahwa penempatan atas nama latihan gabungan semacam itu akan menjadi hal yang rutin. Peralatan tersebut akhirnya ditarik pada November tahun lalu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dalam semalam, 22 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel di Rafah
Indonesia
•
08 May 2024

Malaysia terus cari solusi konflik Palestina-Israel
Indonesia
•
26 Nov 2019

Julian Assange menangkan hak banding di Pengadilan Tinggi dalam kasus ekstradisinya ke AS
Indonesia
•
22 May 2024

Hamas umumkan akan tunda pembebasan sandera, Israel perintahkan IDF bersiap
Indonesia
•
13 Feb 2025


Berita Terbaru

AS hapus Suriah dari Daftar Negara Pendukung Terorisme setelah 47 tahun
Indonesia
•
25 Aug 2026

PBB laporkan korban sipil di Gaza dan Tepi Barat, gudang kemanusiaan rusak
Indonesia
•
25 Aug 2026

Layang-layang dari Gaza bikin Israel geram, militer diperintahkan bertindak tegas
Indonesia
•
24 Aug 2026

50.000 orang turun ke jalan di Stockholm, tuntut Swedia lebih tegas hadapi perubahan iklim
Indonesia
•
24 Aug 2026
