8 warga Palestina tewas dalam serangan pasukan Israel di Jalur Gaza

Pengungsi Palestina memeriksa tenda-tenda yang rusak usai serangan udara Israel di sebuah pelabuhan laut di Gaza City pada 7 Juli 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Sedikitnya delapan warga Palestina tewas akibat pengeboman dan tembakan pasukan Israel di Jalur Gaza, seperti dilaporkan sumber-sumber Palestina pada Rabu (8/7).

Mahmoud Basal, juru bicara (jubir) Pertahanan Sipil di Gaza, mengatakan kepada Xinhua bahwa sebuah drone Israel menembakkan rudal ke arah tenda yang menampung pengungsi di selatan Khan Younis, Jalur Gaza selatan.

Basal menyebutkan bahwa serangan itu menewaskan empat orang seketika dan melukai beberapa lainnya.

Pada saat yang sama, sebuah drone Israel menembakkan rudal ke arah sekelompok warga Palestina di wilayah Sheikh Radwan, utara Gaza City, menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya, sebut Basal.

Selain itu, Basal juga melaporkan bahwa seorang anak dari wilayah Zeitoun di selatan Gaza City tewas akibat tembakan pasukan Israel.

Sebelumnya pada Rabu yang sama, sumber-sumber medis Palestina mengumumkan kematian seorang sopir truk yang ditembak oleh pasukan Israel di wilayah al-Mawasi, sebelah barat Rafah, Jalur Gaza selatan.

Sementara itu, Kompleks Medis Al-Shifa mengeluarkan pernyataan pers singkat yang melaporkan kematian seorang anak berusia delapan tahun yang mengalami luka-luka akibat serangan udara Israel terhadap sebuah kendaraan di wilayah al-Sabra, selatan Gaza City, pada Selasa (7/7) malam waktu setempat.

Militer Israel belum memberikan komentar terkait perkembangan ini.

Dalam laporan hariannya, otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza menyatakan bahwa rumah sakit di Jalur Gaza menerima 8 korban tewas dan 17 korban luka dalam 24 jam terakhir, menambah total kematian sejak gencatan senjata diumumkan pada 10 Oktober 2025 menjadi 1.084 jiwa dan total korban luka menjadi 3.491 orang.

Menurut otoritas kesehatan tersebut, jumlah warga Palestina yang meninggal sejak 7 Oktober 2023 meningkat menjadi 73.110 jiwa, sedangkan jumlah korban luka mencapai 173.599 orang.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait