Magnet resistif buatan China pecahkan rekor dunia baru

Foto yang diabadikan pada 15 Februari 2023 ini menunjukkan sebuah pabrik milik produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) China Li Auto Inc. di Changzhou, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Li Bo)
Medan magnet tinggi yang stabil merupakan kondisi eksperimen ekstrem, yang berfungsi sebagai alat ampuh untuk penelitian ilmiah.
Hefei, China (Xinhua) – Tim ilmuwan China pada Ahad (22/9) menggunakan magnet resistif yang dikembangkan secara independen untuk menghasilkan medan magnet stabil berintensitas 42,02 tesla, setara dengan lebih dari 800.000 kali lipat medan magnet Bumi dan memecahkan rekor dunia yang dibuat oleh Amerika Serikat dalam bidang ini pada 2017.Pencapaian penting ini, yang ditorehkan oleh Laboratorium Medan Magnet Tinggi Institut Ilmu Fisika Hefei yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China, diperkirakan akan mendorong penemuan dan penerapan ilmiah dalam berbagai bidang teknologi.Medan magnet tinggi (high magnetic field) yang stabil merupakan kondisi eksperimen ekstrem, yang berfungsi sebagai alat ampuh untuk penelitian ilmiah. Dalam lingkungan eksperimen medan magnet tinggi, sifat-sifat materi dapat dimanipulasi, sehingga kondusif bagi para ilmuwan untuk menemukan fenomena baru dan mengeksplorasi hukum-hukum materi baru, papar para ahli.High magnetic field juga dapat mendorong berbagai penerapan, seperti metalurgi elektromagnetik dan sintesis reaksi kimia, terutama pemanfaatan teknologi resonansi magnetik nuklir secara luas dalam ilmu kedokteran.Karena nilainya yang signifikan dalam berbagai bidang, seperti fisika, kimia, ilmu materi, dan ilmu hayati, high magnetic field yang stabil disebut sebagai ‘tempat lahirnya’ Penghargaan Nobel.Pencapaian baru ini merupakan hasil dari upaya tim peneliti selama hampir empat tahun, yang melibatkan inovasi struktur magnetik dan pengoptimalan proses manufaktur, kata Kuang Guangli, direktur akademik di Laboratorium Medan Magnet Tinggi Institut Ilmu Fisika Hefei.Kuang mengatakan terobosan ini dapat memenuhi kebutuhan pengguna terhadap high magnetic field yang cepat, teratur, dan stabil, sehingga menyediakan kondisi eksperimen yang solid bagi para ilmuwan dan meletakkan fondasi teknologi penting bagi konstruksi magnet stabil dengan medan magnet yang lebih tinggi di China.
Foto dari udara yang diabadikan pada 20 Juli 2021 ini menunjukkan sistem transportasi <em>maglev</em> baru China di Qingdao, Provinsi Shandong, China timur. Maglev adalah sistem angkutan kereta api yang gerbongnya diangkat oleh elektromagnet, bukan digerakkan oleh roda, sehingga menghilangkan hambatan gerak. Pembangunan kereta maglev relatif murah dan dapat direalisasikan jauh lebih cepat dibandingkan jalur kereta bawah tanah. (Xinhua/Li Ziheng)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan selubungi jari robotik dengan kulit dari sel manusia
Indonesia
•
10 Jun 2022

Satelit astronomi China-Prancis deteksi semburan sinar gamma setelah uji coba di orbit
Indonesia
•
09 Jul 2024

Apple akan perluas laboratorium penelitian terapan di China
Indonesia
•
13 Mar 2024

Stasiun luar angkasa China capai regenerasi sumber daya oksigen 100 persen
Indonesia
•
19 Apr 2023
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Hidrogen dan manufaktur hijau, kunci penting transisi energi rendah karbon
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026
