Hongaria kucurkan 1,7 triliun rupiah untuk hutan baru, jutaan pohon bakal ditanam hingga 2030

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 26 Agustus 2026 ini memperlihatkan dermaga di Danau Velence yang dilanda kekeringan di dekat Gardony, Hongaria. (Xinhua/David Balogh)

Budapest, Hongaria (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Hongaria akan meluncurkan program reboisasi berskala besar senilai puluhan miliar forint Hongaria untuk mengatasi tekanan terkait iklim, demikian diumumkan Perdana Menteri Hongaria Peter Magyar pada Kamis (3/9).

*1 forint Hongaria = 56,7 rupiah

Disetujui dalam pembacaan pertama, program tersebut akan menawarkan hibah yang tidak perlu dikembalikan hingga 2030 untuk menanam jutaan pohon serta menciptakan ratusan hektare hutan, kawasan pejalan kaki di tepi perairan, dan koridor hijau di seantero negara tersebut.

Inisiatif itu berfokus pada spesies pohon yang tahan terhadap kekeringan, pemeliharaan pohon perkotaan, restrukturisasi hutan, dan pengendalian spesies invasif.

Magyar menegaskan bahwa penanaman pohon akan dipadukan dengan langkah-langkah retensi air guna memperkuat ketahanan terhadap panas, kekeringan, dan cuaca ekstrem.

Kelompok lingkungan ‘10 Millio Fa’ (10 Juta Pohon) menyambut langkah tersebut sebagai "awal yang baik", seraya menyerukan reformasi ekologis yang lebih luas.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah Hongaria mengalami Agustus terpanas sejak pencatatan dimulai pada 1901.

Kekeringan parah selama musim panas juga menyebabkan permukaan air Sungai Danube turun, memaksa pembangkit listrik tenaga nuklir Paks untuk sementara mengurangi produksinya serta memicu penerapan langkah-langkah darurat dalam pengelolaan air.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait