Kuwait tangguhkan penerbangan usai terminal bandara dihantam serangan

Para penumpang berjalan menuju gerbang keberangkatan di Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait di Kegubernuran Farwaniya, Kuwait, pada 1 Juni 2026. (Xinhua/Asad)

Militer Kuwait menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka sedang merespons serangan rudal dan drone yang menargetkan negara itu.

 

Kuwait City, Kuwait (Xinhua/Indonesia Window) – Kuwait menangguhkan pengoperasian penerbangan di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6) setelah sejumlah drone dan rudal menghantam Terminal 1 bandara tersebut, memicu kerusakan signifikan pada fasilitas serta melukai beberapa orang, demikian disampaikan otoritas Kuwait.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kuwait menyebutkan dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh kantor berita Kuwait News Agency (KUNA) bahwa rencana darurat telah diaktifkan menyusul serangan tersebut, yang oleh pihak otoritas dikaitkan dengan Iran.

Seluruh penerbangan ditangguhkan dan dialihkan ke bandara-bandara alternatif hingga prosedur yang diperlukan selesai dan Bandara Internasional Kuwait dikonfirmasi siap untuk melanjutkan kegiatan operasional.

Informasi lebih lanjut mengenai jumlah korban luka maupun tingkat kerusakan belum tersedia.

Penangguhan tersebut dilakukan beberapa jam setelah militer Kuwait menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka sedang merespons serangan rudal dan drone yang menargetkan negara itu.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial X, Staf Umum Angkatan Bersenjata Kuwait mengatakan unit-unit pertahanan udaranya sedang menangani target-target musuh, seraya menambahkan bahwa sejumlah ledakan yang terdengar di seluruh negeri merupakan hasil dari operasi pencegatan.

Reporting by Indonesia Window

Bagikan

Komentar

Berita Terkait