Korban meninggal gempa Mamuju bertambah jadi 73 jiwa, lebih 27.000 orang mengungsi

Korban meninggal gempa Mamuju bertambah jadi 73 jiwa, lebih 27.000 orang mengungsi
Tim penanggulangan bencana terus berupaya menyelamatkan warga yang masih terjebak di bawan reruntuhan bangunan akibat gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang melanda Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat (15/1/2021). (DMC Dompet Dhuafa)

Jakarta (Indonesia Window) – Jumlah korban meninggal akibat gempa tektonik yang melanda Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat (15/1), terus bertambah menjadi 73 jiwa, kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Ahad.

Juru bicara BNPB Raditya Jati mengatakan sebanyak 67 jenazah telah ditemukan di Kota Mamuju dan lainnya berada di Distrik Majene.

Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo itu juga memaksa 27.850 warga untuk meninggalkan rumah mereka dan berlindung di 25 titik evakuasi.

Layanan darurat di tiga rumah sakit telah disiapkan untuk merawat para korban gempa, kata Raditya.

Kajian risiko bencana alam dan evakuasi para korban terus berlangsung, dengan melibatkan tentara, polisi, personel SAR dan relawan, imbuhnya.

Pemerintah akan menyediakan dana 50 juta rupiah untuk membangun kembali rumah yang rusak parah dan 25 juta rupiah untuk rumah dengan kerusakan sedang, serta 10 juta rupiah untuk rumah dengan kerusakan ringan, kata Raditya.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here