Konsumsi alkohol berkaitan dengan peningkatan risiko kanker

Ilustrasi. (Sérgio Alves Santos on Unsplash)

Risiko kanker meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi alkohol. Untuk setiap 10 minuman beralkohol yang dikonsumsi per pekan, risiko kanker meningkat sebesar 19 persen.

 

Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Konsumsi alkohol menyebabkan proporsi kanker yang lebih tinggi di Australia dibandingkan perkiraan sebelumnya, menurut sebuah penelitian baru pada Kamis (23/4).

Penelitian tersebut memperkirakan, sekitar 4,6 persen dari semua kasus kanker di Australia disebabkan oleh konsumsi alkohol, yang juga meningkatkan risiko terkena kanker sebesar 19 persen, menurut pernyataan dari Universitas Sydney yang memimpin penelitian tersebut.

Penelitian yang diterbitkan di British Journal of Cancer ini menganalisis perilaku konsumsi alkohol di antara 225.000 orang dalam penelitian bertajuk ‘45 & Up Study’ di Negara Bagian New South Wales, Australia.

"Kanker merupakan penyebab utama kematian dini di Australia dan, meskipun ilmu pengetahuan tentang penyebab kanker terus berkembang, bukti saat ini menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi alkohol merupakan strategi yang efektif untuk mencegah kanker," kata penulis utama penelitian tersebut, Peter Sarich dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Sydney.

Para peneliti memperkirakan lebih dari 7.800 kasus kanker yang didiagnosis di Australia pada 2024 disebabkan oleh alkohol, melampaui perkiraan sebelumnya antara 2,8 persen hingga 4,1 persen.

Penelitian tersebut menemukan risiko kanker meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi alkohol. Untuk setiap 10 minuman beralkohol yang dikonsumsi per pekan, risiko kanker meningkat sebesar 19 persen.

Menurut penelitian tersebut, risiko kanker hati meningkat sebesar 46 persen, kanker mulut, tenggorokan, laring, dan kerongkongan meningkat sebesar 27 persen, kanker payudara meningkat sebesar 18 persen, dan kanker kolorektal meningkat sebesar 16 persen.

Jika warga Australia mengikuti pedoman nasional untuk tidak mengonsumsi lebih dari 10 minuman beralkohol per pekan, lebih dari 3.700 kasus kanker terkait alkohol setiap tahunnya dapat dicegah, kata Sarich, seraya menambahkan bahwa hanya sekitar separuh dari populasi yang menyadari konsumsi alkohol dapat menyebabkan kanker.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait