Konstelasi satelit Beijing-3C tangkap citra pertamanya

Roket pengangkut Long March-2D yang membawa empat satelit lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di Provinsi Shanxi, China utara, pada 20 Mei 2024. (Xinhua/Zheng Bin)
Konstelasi satelit Beijing-3C menangkap citra pertamanya, yang terutama akan digunakan untuk menyediakan data satelit penginderaan jauh yang memiliki resolusi spasial dan temporal tinggi.
Beijing, China (Xinhua) – Konstelasi satelit Beijing-3C menangkap citra pertamanya pada Selasa (21/5), demikian menurut laporan dari surat kabar industri China Space News.Citra tersebut diterima oleh sebuah stasiun bumi di Beijing. Dengan tekstur yang jelas, lapisan-lapisan yang nyata terpisah, detail yang kaya, warna yang hidup, dan kualitas yang merata secara keseluruhan, citra itu menunjukkan sekelompok bangunan yang terletak di tepi sebuah sungai.China meluncurkan roket pengangkut Long March-2D pada Senin (20/5) pukul 11.06 Waktu Beijing (10.06 WIB), mengirimkan Beijing-3C ke orbit yang telah ditentukan. Konstelasi tersebut terutama akan digunakan untuk menyediakan data satelit penginderaan jauh yang memiliki resolusi spasial dan temporal tinggi.Setelah beroperasi, keempat satelitnya akan bekerja dalam jaringan susunan berfase, memberikan dukungan untuk berbagai bidang, seperti manajemen sumber daya lahan, survei sumber daya pertanian, pemantauan lingkungan ekologis, dan aplikasi perkotaan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China gunakan ‘drone’ besar untuk penyemaian awan di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet
Indonesia
•
03 Oct 2022

China tingkatkan dukungan untuk uji klinis, percepat pengembangan obat
Indonesia
•
22 May 2024

Ilmuwan China kembangkan komputer dengan kemampuan berpikir mirip otak kera
Indonesia
•
03 Aug 2025

COVID-19 – Obat buatan Rusia disetujui pada akhir 2022
Indonesia
•
25 Nov 2021
Berita Terbaru

Mutasi genetika hambat pengobatan skizofrenia baru
Indonesia
•
05 Feb 2026

Sehelai rambut bisa buktikan kekuatan ikatan ibu dan anak
Indonesia
•
05 Feb 2026

Kesendirian berlebihan bisa picu gangguan kecemasan
Indonesia
•
04 Feb 2026

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026
