
China tingkatkan dukungan untuk uji klinis, percepat pengembangan obat

Zhao Guoguang (pertama dari kanan), seorang profesor di Rumah Sakit Xuanwu, beserta anggota tim lainnya difoto saat melakukan operasi implan otak dalam sebuah uji klinis di Beijing, ibu kota China, pada 24 Oktober 2023. (Xinhua/Universitas Tsinghua)
Rumah Sakit Kanker Akademi Ilmu Kedokteran China telah melakukan lebih dari 4.700 studi klinis sejak memulai studi klinis pertama obat kanker baru di negara itu pada 1960.
Beijing, China (Xinhua) – China meningkatkan dukungan untuk uji klinis obat-obatan, yang berkontribusi pada percepatan pengembangan obat baru di negara tersebut, menurut seorang pejabat dalam sebuah acara terkait pada Senin (20/5), yang merupakan Hari Uji Klinis ke-20.Dalam beberapa tahun terakhir, Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) China telah mendukung platform penelitian uji klinis percontohan untuk berbagai penyakit di seluruh negara itu, dan telah bekerja sama dengan departemen pemerintah lainnya untuk terus meningkatkan sistem regulasi untuk penelitian klinis, menurut Gu Jinhui, pejabat NHC.Sebanyak 3.358 uji klinis obat didaftarkan di China pada 2021, 3.410 pada 2022, dan 4.300 pada 2023, mengindikasikan pertumbuhan yang berkelanjutan, menurut sebuah laporan industri.Rumah Sakit Kanker Akademi Ilmu Kedokteran China telah melakukan lebih dari 4.700 studi klinis sejak memulai studi klinis pertama obat kanker baru di negara itu pada 1960.Menurut statistik, 184 obat kanker telah berhasil menembus pasar melalui penelitian klinis rumah sakit itu, mencakup lebih dari 70 persen dari semua obat kanker yang diproduksi di China.Rumah sakit tersebut merupakan yang pertama di negara itu yang mendirikan klinik rawat jalan khusus untuk uji klinis obat baru, kata Zhang Yong, seorang pejabat Pusat Kanker Nasional (National Cancer Center) China.Dia menuturkan bahwa lebih dari 500 uji klinis saat ini terbuka untuk pasien, yang mencakup berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru-paru, kanker payudara, kanker esofagus, dan kanker hati.Uji klinis merupakan eksperimen sistematis yang dilakukan pada subjek manusia guna menentukan keamanan serta kemanjuran obat serta terapi, dan hal tersebut sangat penting bagi kemajuan layanan perawatan kesehatan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China luncurkan satelit telekomunikasi baru
Indonesia
•
13 Jan 2023

Wahana udara nirawak ‘Jiutian’ China rampungkan penerbangan perdana, bidik fungsi sipil serbaguna
Indonesia
•
12 Dec 2025

China tuntaskan uji transposisi wahana antariksa gunakan lengan robotik
Indonesia
•
07 Jan 2022

China luncurkan panduan untuk peta dasar kendaraan pintar
Indonesia
•
10 Mar 2023


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
