
Ilmuwan China kembangkan komputer dengan kemampuan berpikir mirip otak kera

Ilustrasi. ( Shawn Day on Unsplash)
Darwin Monkey komputer mirip otak pertama di dunia yang menggabungkan kemampuan berpikir tingkat lanjut dengan fungsi penglihatan, pendengaran, bahasa, dan pembelajaran. Komputer ini mengonsumsi daya sekitar 2.000 watt dalam kondisi operasi normal.
Hangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim engineer China pada Sabtu (2/8) meluncurkan komputer mirip otak generasi baru, yang dijuluki Darwin Monkey, yang dapat meniru cara kerja otak monyet.Dikembangkan oleh laboratorium kecerdasan otak nasional di Universitas Zhejiang di Provinsi Zhejiang, China timur, komputer ini dilengkapi dengan 960 cip Darwin 3, unit pemrosesan saraf mirip otak generasi ketiga yang dikembangkan secara independen oleh laboratorium tersebut.Rangkaian cip ini mendukung lebih dari 2 miliar neuron berdenyut dan lebih dari 100 miliar sinapsis, menjadikan Darwin Monkey komputer mirip otak pertama di dunia yang menggabungkan kemampuan berpikir tingkat lanjut dengan fungsi penglihatan, pendengaran, bahasa, dan pembelajaran. Komputer ini mengonsumsi daya sekitar 2.000 watt dalam kondisi operasi normal.Tim peneliti berhasil menerapkan beberapa aplikasi cerdas pada Darwin Monkey. Komputer ini dapat menjalankan model besar mirip otak, DeepSeek, untuk melakukan tugas-tugas seperti penalaran logis, pembuatan konten, dan pemecahan soal matematika. Dengan memanfaatkan sumber daya neuronal dan sinaptiknya yang kuat, sistem ini juga dapat melakukan simulasi awal otak hewan dengan berbagai ukuran neuron, termasuk otak nematoda elegans, ikan zebra, tikus, dan kera, sehingga menawarkan kemungkinan baru untuk penelitian ilmu otak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China temukan target terapi untuk kanker payudara tripel negatif
Indonesia
•
13 Nov 2022

Beda etnis, beda risiko penyakit pembuluh darah otak
Indonesia
•
13 Feb 2026

Kucing macan tutul terlihat di Yunlin, Taiwan untuk pertama kalinya setelah 30 tahun
Indonesia
•
02 Nov 2023

Tabir surya, ‘body lotion’ berdampak buruk pada terumbu karang
Indonesia
•
20 Oct 2020


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
