‘Menara air’ China catat peningkatan kapasitas konservasi air

Foto yang diabadikan pada 28 Juni 2020 ini memperlihatkan Taman Nasional Sanjiangyuan di Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Administrasi Taman Nasional Sanjiangyuan)
Konservasi air di Provinsi Qinghai di China barat laut mencatat rata-rata volume aliran air keluar tahunan dari Qinghai mencapai 68,6 miliar meter kubik mulai dari 2005 hingga 2021, meningkat dari rata-rata 59,6 miliar meter kubik antara 1956 dan 2000.
Xining, China (Xinhua) – Provinsi Qinghai di China barat laut mencatat peningkatan kapasitas konservasi air berkat beragam upaya berkelanjutan dalam perlindungan ekologis.Qinghai merupakan rumah bagi daerah Sanjiangyuan, yang dikenal sebagai ‘menara air’ China, tempat hulu sungai Yangtze, Kuning, dan Lancang berada.Dari 2005 hingga 2021, rata-rata volume aliran air keluar tahunan dari Qinghai mencapai 68,6 miliar meter kubik, meningkat dari rata-rata 59,6 miliar meter kubik antara 1956 dan 2000.Qinghai adalah daerah gersang dengan presipitasi yang sebagian besar terkonsentrasi pada musim panas. Namun ketinggian air di berbagai anak sungai di provinsi itu cenderung lebih merata sepanjang tahun dalam beberapa tahun terakhir, menurut Li Qijiang, direktur pusat pemantauan hidrologi dan sumber daya air Qinghai."Perubahan seperti itu membuktikan bahwa air yang meresap ke dalam tanah dan akuifer di cekungan meningkat, demikian pula kapasitas konservasi air di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa serangkaian upaya perlindungan ekologis yang telah dilakukan China di wilayah itu secara bertahap mulai membuahkan hasil," imbuh Li.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap penguin Afrika hadapi kelaparan massal
Indonesia
•
07 Dec 2025

Wahana kargo China Tianzhou-5 lakukan ‘docking’ dengan kombinasi stasiun luar angkasa
Indonesia
•
13 Nov 2022

COVID-19 – Ahli: Kekebalan terhadap virus corona bertahan lama
Indonesia
•
24 Oct 2020

Operasi implan otak oleh tim klinis China bantu pria lumpuh pulihkan keterampilan motorik
Indonesia
•
05 Feb 2024
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
