
Uni Afrika aebut Afrika merugi 18 miliar dolar AS setiap tahun akibat konflik

Orang-orang mengungsi di wilayah Lubero di Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik (RD) Kongo bagian timur, pada 14 Januari 2025. (Xinhua/Zanem Nety Zaidi)
Konflik terus mengikis potensi Afrika, yang mengakibatkan benua itu merugi sekitar 18 miliar dolar AS setiap tahunnya dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.
Nairobi, Kenya (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Kenya William Ruto, yang juga pejuang reformasi institusional Uni Afrika (UA), pada Senin (27/1) mengatakan bahwa konflik terus mengikis potensi Afrika, yang mengakibatkan benua itu merugi sekitar 18 miliar dolar AS setiap tahunnya dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.Ruto mengatakan bahwa Afrika saat ini menampung 35 juta pengungsi internal, 8,9 juta pengungsi, 1,1 juta pencari suaka, dan 1 juta orang tanpa kewarganegaraan."Antara April hingga Juni 2024 saja, total 1.000 insiden terorisme tercatat di seluruh Afrika, yang mengakibatkan 4.818 kematian," ujarnya saat acara Retret Biro Lanjutan Tingkat Tinggi tentang Reformasi Institusional UA yang diadakan di ibu kota Kenya, Nairobi.
Para pengungsi beristirahat di sebuah kamp pengungsi di Afgoye, Somalia, pada 10 Agustus 2020. (Xinhua/Hassan Bashi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – 5 juta dosis vaksin Moderna akan dikirim ke Taiwan
Indonesia
•
11 Feb 2021

Sekjen PBB desak kolaborasi global untuk atasi tantangan yang meningkat
Indonesia
•
23 Jan 2025

Analis: Ketegangan Rusia-Ukraina dapat mengancam produksi ‘chip’ Taiwan
Indonesia
•
14 Feb 2022

Moskow bertekad respons penempatan pangkalan pertahanan rudal AS di Polandia
Indonesia
•
15 Nov 2024


Berita Terbaru

Balas serangan AS, Iran hantam pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Indonesia
•
15 Jul 2026

AS dan Iran kembali saling serang setelah blokade Hormuz diberlakukan lagi
Indonesia
•
15 Jul 2026

PBB: Aktivitas militer Israel di Rafah ganggu penyaluran bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
15 Jul 2026

Trump ancam akan serang pembangkit listrik dan jembatan Iran pekan depan jika tidak ada kesepakatan
Indonesia
•
15 Jul 2026
