
Moskow bertekad respons penempatan pangkalan pertahanan rudal AS di Polandia

Foto yang diabadikan pada 7 Februari 2024 ini menunjukkan pemandangan musim dingin Kremlin di Moskow, Rusia. (Xinhua/Cao Yang)
Pangkalan pertahanan rudal Amerika Serikat yang baru dibuka di Redzikowo, Polandia utara, pada 13 November 2024.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan dalam merespons penempatan pangkalan pertahanan udara Amerika Serikat (AS) di Polandia, seperti dilansir media lokal pada Rabu (13/11), mengutip pernyataan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.Kementerian Luar Negeri Polandia pada Rabu mengumumkan bahwa pangkalan pertahanan rudal AS yang baru itu akan dibuka di Redzikowo, Polandia utara, pada 13 November.Pangkalan tersebut, yang dikenal sebagai ‘Aegis Ashore’, merupakan bagian dari perisai rudal NATO yang lebih luas. Perisai itu dapat mendeteksi dan mencegat rudal balistik jarak pendek hingga menengah serta akan berada di bawah komando NATO dan Komando AS Eropa."Tentu saja, penempatan tersebut akan mengarah pada penerapan langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keseimbangan," kata Peskov, menambahkan bahwa pangkalan baru itu merupakan contoh nyata dari kemajuan infrastruktur militer Amerika menuju perbatasan Rusia dan "upaya untuk mengekang potensi militer Rusia."Peskov mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kekhawatiran serius atas rencana AS menerapkan sistem pertahanan rudal di Eropa selama masa kepresidenan George W. Bush. Saat itu, Putin mengatakan bahwa rencana ini bertujuan untuk menahan Rusia, bukan ancaman dari Iran.Peskov mengatakan pangkalan di Polandia mengonfirmasi validitas kekhawatiran tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Klaim asuransi kapal naik karena Laut Hitam jadi area berisiko tinggi
Indonesia
•
10 May 2022

Ratusan orang berunjuk rasa di NYC menentang mesin perang AS
Indonesia
•
16 Jan 2023

Rusia luncurkan latihan strategis Ocean 2024 berskala besar
Indonesia
•
12 Sep 2024

COVID-19 – Eropa belum rekomendasikan vaksinasi penguat kedua
Indonesia
•
04 Feb 2022


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
