
China desak pejabat AS bijaksana tangani isu terkait Taiwan

Foto yang diabadikan pada 14 November 2022 ini menunjukkan bendera nasional China dan Amerika Serikat di Bali. (Xinhua)
“Ketegangan di Selat Taiwan disebabkan oleh otoritas Partai Progresif Demokratik, yang terus meminta dukungan AS untuk ‘kemerdekaan Taiwan’ dan beberapa individu di AS yang berniat menggunakan Taiwan untuk mengekang China.”
Beijing, China (Xinhua) – China mendesak para pejabat Amerika Serikat (AS) yang relevan agar serius mematuhi prinsip Satu China dan ketetapan dalam tiga komunike bersama China-AS, serta menangani isu-isu terkait Taiwan secara bijaksana, kata seorang juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China pada Kamis (2/2).Ketika menanggapi pertanyaan dari para pewarta tentang kemungkinan perjalanan ke Taiwan pada musim semi mendatang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Kevin McCarthy dilaporkan berkata bahwa China tidak bisa mendikte kapan dan ke mana dia boleh pergi.Menanggapi pernyataan McCarthy itu, jubir Kemenlu China Mao Ning mengatakan dalam sebuah taklimat pers harian bahwa China mendesak individu-individu relevan di AS agar secara kredibel mematuhi prinsip Satu China dan ketetapan dalam tiga komunike bersama China-AS, mematuhi norma-norma dasar dalam hubungan internasional, serta menangani isu-isu terkait Taiwan secara bijaksana dan tepat.Sang jubir juga mendesak mereka agar berhenti mencampuri urusan dalam negeri China dan menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak hubungan China-AS atau perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan."China akan terus menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya," kata Mao.Ketika dimintai tanggapan tentang pertemuan antara pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen dan Phil Davidson, mantan kepala Komando Indo-Pasifik AS, sebelumnya pada Kamis yang sama, Mao menegaskan kembali posisi China terkait masalah Taiwan."Taiwan adalah bagian yang tak terpisahkan dari China," tutur Mao. Dia mengatakan bahwa penyelesaian masalah Taiwan merupakan urusan China dan harus diputuskan oleh China.Mao menunjukkan bahwa ketegangan di Selat Taiwan disebabkan oleh otoritas Partai Progresif Demokratik, yang terus meminta dukungan AS untuk "kemerdekaan Taiwan" dan beberapa individu di AS yang berniat menggunakan Taiwan untuk mengekang China.Pihak AS harus memenuhi komitmen para pemimpin AS untuk tidak mendukung "kemerdekaan Taiwan", menghentikan segala bentuk interaksi resmi dan kontak militer dengan Taiwan, berhenti ikut campur dalam masalah Taiwan, serta berhenti menciptakan faktor-faktor baru yang dapat memicu ketegangan di Selat Taiwan, kata sang jubir.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Raja Yordania terima vaksin dosis pertama
Indonesia
•
15 Jan 2021

Sidang dengar pendapat terkait insiden lepasnya panel pintu Boeing 737 MAX 9 akan digelar
Indonesia
•
09 Aug 2024

AS-Korsel mulai latihan militer terbesar di tengah serangan balasan Korut
Indonesia
•
22 Aug 2022

Elon Musk sebut platform X hadapi serangan siber besar-besaran
Indonesia
•
11 Mar 2025


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
