
China desak AS agar hapus hambatan untuk kerja sama luar angkasa

Gambar yang dirilis oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada 4 Desember 2020 ini menunjukkan bendera nasional China yang terkembang dari wahana Chang'e-5 di Bulan. (Xinhua/CNSA)
Kerja sama luar angkasa internasional dengan semua negara dilakukan berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, penggunaan damai, dan pembangunan inklusif.
Beijing, China (Xinhua) – China selalu terbuka untuk melakukan pertukaran dan kerja sama bidang luar angkasa dengan Amerika Serikat (AS), dan sepatutnya AS yang harus menghapus hambatan dalam jalan menuju kerja sama, demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Jumat (22/12).Dikatakan Wang, jika AS sungguh-sungguh ingin memajukan pertukaran dan kerja sama antariksa dengan China, maka AS juga perlu mencabut dan menghapus undang-undang (UU) yang relevan serta berhenti mengeluarkan komentar yang tidak bertanggung jawab.Hal ini dikatakan oleh Wang dalam konferensi pers harian saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan Duta Besar AS untuk China Nicholas Burns. Burns dikabarkan mengatakan bahwa dalam hal eksplorasi Bulan, dirinya tidak yakin China menunjukkan minat yang besar untuk bekerja sama dengan AS dan bahwa antariksa merupakan bidang yang dipersaingkan.Menyebut bahwa China berkomitmen untuk eksplorasi dan penggunaan luar angkasa secara damai, Wang mengatakan pihaknya siap melakukan pertukaran dan kerja sama antariksa internasional dengan semua negara berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, penggunaan damai, dan pembangunan inklusif, serta secara aktif mempromosikan visi komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia di bidang luar angkasa."Kami selalu terbuka untuk melakukan pertukaran dan kerja sama antariksa dengan AS," kata Wang, seraya menambahkan bahwa kedua belah pihak telah membentuk mekanisme seperti kelompok kerja untuk kerja sama ilmu Bumi dan ilmu luar angkasa serta Dialog Antariksa Sipil China-AS."Namun, AS memandang kerja sama luar angkasa dengan China dari perspektif Perang Dingin," katanya.UU domestik AS seperti Amendemen Wolf, UU Inovasi dan Persaingan AS 2021, dan UU Menciptakan Peluang untuk Mempromosikan Keunggulan dalam Teknologi, Pendidikan, dan Ilmu Pengetahuan (Creating Opportunities to Meaningfully Promote Excellence in Technology, Education, and Science/COMPETES) Amerika 2022 diadopsi untuk membatasi dan menggagalkan pertukaran dan kerja sama luar angkasa dengan China, kata Wang, seraya menambahkan bahwa AS bahkan menjatuhkan sanksi sepihak terhadap perusahaan-perusahaan China yang terkait dengan bidang ini.“Ini adalah alasan sebenarnya yang menghambat kerja sama antara kedua belah pihak,” kata juru bicara itu.Mengingat bahwa China secara aktif memajukan kerja sama internasional di bidang eksplorasi Bulan dan ruang angkasa dalam (deep space), Wang mengatakan bahwa Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) baru-baru ini menerbitkan Panduan Distribusi Sampel Penelitian Bulan CE-5 dan Pengumuman Peluang Kerja Sama Internasional untuk Misi Chang'e-8."Kami menyambut para ilmuwan dan peneliti dari AS dan semua negara lain untuk mengajukan permohonan sesuai dengan prosedur," kata Wang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump Organization didenda 1,6 juta dolar AS karena penggelapan pajak
Indonesia
•
14 Jan 2023

Haji1443 – Pendaftaran jamaah haji domestik Saudi dimulai 3 Juni
Indonesia
•
03 Jun 2022

Gedung Putih konfirmasi pembicaraan langsung dengan Hamas untuk bebaskan sandera
Indonesia
•
06 Mar 2025

Rusia kecam tekanan ekonomi AS terhadap Kuba, hubungan Moskow–Havana disebut “istimewa”
Indonesia
•
19 Feb 2026


Berita Terbaru

Iran sebut kapal perang Eropa yang lintasi Selat Hormuz dianggap sebagai sasaran yang sah
Indonesia
•
29 Jul 2026

Israel perluas operasi militer di Tepi Barat, tambah permukiman ilegal Yahudi
Indonesia
•
29 Jul 2026

Ratusan ribu warga Afrika jadi korban perdagangan manusia, sindikat raup puluhan triliun rupiah per tahun
Indonesia
•
29 Jul 2026

Sedikitnya 15 anggota pasukan paramiliter Irak tewas akibat serangan AS-Arab Saudi
Indonesia
•
29 Jul 2026
