
Jubir Kemenlu China sebut negara-negara GCC dan Iran adalah teman China

Presiden China Xi Jinping menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) dan menyampaikan pidato utama berjudul 'Membangun Berlandaskan Pencapaian Masa Lalu dan Bersama-sama Menciptakan Masa Depan yang Lebih Cerah bagi Hubungan China-GCC' (Building on Past Achievements and Jointly Creating a Brighter Future of China-GCC Relations), di Riyadh, Arab Saudi, pada 9 Desember 2022. (Xinhua)
Kerja sama komprehensif China-Iran telah ditandatangani dan akan mulai diterapkan pada awal tahun ini, dengan China akan bekerja sama dengan Iran untuk mengembangkan kerja sama praktis yang sehat dan stabil.
Beijing, China (Xinhua) – Negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) dan Iran adalah teman China, dan baik hubungan China-GCC maupun hubungan China-Iran tidak menyasar pihak ketiga mana pun, demikian disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Wang Wenbin pada Senin (12/12).Wang melontarkan pernyataan tersebut dalam konferensi pers harian sebagai tanggapan atas komentar yang mengatakan bahwa China tidak akan mengabaikan hubungannya dengan Iran di saat China mengembangkan hubungannya dengan negara-negara GCC.Wang mengatakan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-GCC yang diselenggarakan baru-baru ini, dengan China dan GCC mengeluarkan pernyataan bersama dan mengadopsi rencana aksi 2023-2027 untuk dialog strategis antara kedua belah pihak, sangat penting bagi hubungan China-GCC.Pengembangan hubungan antara China dan negara-negara GCC dimaksudkan untuk memperdalam kerja sama praktis bilateral di berbagai sektor serta memberikan manfaat bagi rakyat di kedua belah pihak, imbuhnya.Wang juga mengatakan bahwa China dan Iran menjalin persahabatan tradisional.China dan Iran bersama-sama memutuskan untuk memperkuat dan mengembangkan kemitraan strategis yang komprehensif, kata Wang, seraya menambahkan bahwa China siap meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Iran agar dapat membuat kemajuan baru dalam hubungan bilateral.Wang menuturkan bahwa kedua belah pihak telah menandatangani rencana kerja sama komprehensif China-Iran, yang mulai diterapkan pada awal tahun ini, dan China akan bekerja sama dengan Iran untuk mengembangkan kerja sama praktis yang sehat dan stabil."Kunjungan Wakil Perdana Menteri China Hu Chunhua ke Iran dimulai hari ini. Kami percaya kunjungan ini akan memainkan peran yang positif dalam memperdalam kemitraan strategis komprehensif China-Iran," imbuhnya.Wang mengatakan bahwa China mendukung negara-negara GCC dalam meningkatkan hubungan dengan Iran berdasarkan prinsip negara bertetangga yang bersahabat, melakukan kerja sama yang saling menguntungkan dengan Iran, serta bersama-sama mendorong pembangunan dan stabilitas di Teluk Persia."China bersedia untuk terus memainkan peran konstruktif terkait hal ini," ujar Wang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China masih jadi sumber utama investasi di Indonesia pada H1 2025
Indonesia
•
30 Jul 2025

Tarif Trump berdampak pada rakyat AS sendiri, ekonom desak bantuan sosial
Indonesia
•
24 Feb 2026

Fokus Berita – Guncangan energi akibat ketegangan di Timur Tengah berpotensi ubah prospek pasar global
Indonesia
•
17 Mar 2026

Pembangunan berkualitas tinggi jadi prioritas kerja ekonomi China tahun 2023
Indonesia
•
10 Mar 2023


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
