
China dan Kamboja tingkatkan kerja sama penegakan hukum dan keamanan

Presiden China Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan mengadakan pertemuan ramah tamah dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni dan Ibu Suri Norodom Monineath Sihanouk di Wisma Tamu Negara Diaoyutai di Beijing, ibu kota China, pada 24 Februari 2023. (Xinhua/Huang Jingwen)
Kerja sama keamanan dan penegakan hukum antara China dan Kamboja semakin diperdalam dengan tujuan mencegah risiko keamanan politik, agar lebih menguntungkan kedua negara dan rakyatnya.
Beijing, China (Xinhua) – Anggota Dewan Negara sekaligus Menteri Keamanan Publik China Wang Xiaohong memimpin pertemuan penutupan kegiatan Tahun Kerja Sama Penegakan Hukum antara China dan Kamboja bersama Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Kamboja Sar Kheng pada Sabtu (29/4).Di bawah arahan dari konsensus penting yang dicapai oleh pemimpin kedua negara, Wang mengatakan departemen penegak hukum China dan Kamboja membuat pencapaian luar biasa dalam kegiatan Tahun Kerja Sama Penegakan Hukum dan mengumpulkan pengalaman berharga.Wang menuturkan bahwa China bersedia bekerja sama dengan Kamboja untuk dengan setia mengimplementasikan konsensus penting dari pemimpin kedua negara, semakin memperdalam kerja sama dalam hal pencegahan risiko keamanan politik, dan memperkuat kerja sama di bidang pembangunan kapasitas penegakan hukum agar lebih menguntungkan kedua negara dan rakyatnya, dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan komunitas China-Kamboja dengan masa depan bersama di era baru.Sembari memuji pencapaian yang diraih dalam kegiatan Tahun Kerja Sama Penegakan Hukum, Sar Kheng mengatakan Kamboja bersedia bekerja sama dengan China untuk mengimplementasikan konsensus penting dari pemimpin kedua negara, terus memperdalam kerja sama pragmatis dalam hal keamanan penegakan hukum antara kedua pihak, dan bekerja sama untuk membangun komunitas Kamboja-China dengan masa depan bersama.Wang dan Sar Kheng bersama-sama menandatangani rencana kerja untuk terus mendukung kegiatan Tahun Kerja Sama Penegakan Hukum antara China dan Kamboja.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 10 juta jamaah tunaikan umroh selama pandemik
Indonesia
•
25 Mar 2021

Pemerintah AS: Dokter harus tawarkan aborsi jika nyawa ibu terancam
Indonesia
•
12 Jul 2022

Menlu China: IOMed fasilitasi penyelesaian sengketa internasional secara damai
Indonesia
•
17 Feb 2023

Sidang Majelis Umum PBB ditutup dengan seruan gencatan senjata di Timur Tengah
Indonesia
•
01 Oct 2024


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
