
Studi temukan kereta pengangkut batu bara tingkatkan polusi udara di perkotaan AS

Kereta barang Norfolk Southern melewati lokasi insiden kereta tergelincir yang terjadi pada 3 Februari lalu di pinggiran Desa East Palestine, Ohio, Amerika Serikat, pada 14 Februari 2023. (Xinhua/Phil Zhang)
Kereta api pengangkut batu bara yang melintas menyumbang rata-rata 8 mikrogram per meter kubik kepada tingkat polusi PM2,5 di lingkungan sekitar. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan kereta kargo atau kereta penumpang.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Kereta api pengangkut batu bara dan pengoperasian terminal batu bara menyumbang polusi partikel halus (PM2.5) yang signifikan di daerah perkotaan di Amerika Serikat (AS), menurut sebuah studi baru oleh Universitas California, Davis.Studi yang diterbitkan di jurnal Air Quality, Atmosphere & Health tersebut mengukur tingkat polusi udara, dengan implikasi kesehatan dan keadilan lingkungan (environmental justice) untuk wilayah teluk San Francisco.Studi tersebut menemukan bahwa kereta api yang mengangkut batu bara yang melintas menyumbang rata-rata 8 mikrogram per meter kubik kepada tingkat polusi PM2,5 di lingkungan sekitar. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan kereta kargo atau kereta penumpang.Studi ini merupakan studi pertama mengenai polusi partikulat kereta api yang mengangkut batu bara di daerah perkotaan AS. Studi ini juga menjadi studi pertama yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memverifikasi bahwa sumber polusi udara yang terdeteksi berasal dari batu bara, menurut studi tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Teknologi transplantasi organ China maksimalkan potensi organ donor
Indonesia
•
19 Jan 2024

Ilmuwan: Air dalam debu asteroid beri petunjuk kehidupan di Bumi
Indonesia
•
24 Sep 2022

NASA dan Boeing luncurkan misi berawak pertama Starliner ke ISS
Indonesia
•
07 Jun 2024

Ketahanan pangan Fiji terdampak perubahan iklim
Indonesia
•
25 Mar 2024


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
