
Feature – Anak-anak Afghanistan bekerja di tempat pembakaran batu bata demi hidupi keluarga

Anak-anak bekerja di tempat pembakaran batu bata di pinggiran Distrik Deh Sabz, ibu kota Kabul, Afghanistan, pada 28 September 2024. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Kemiskinan mendorong jutaan warga Afghanistan, termasuk anak-anak, untuk meninggalkan rumah mereka, meninggalkan pendidikan, dan melakukan pekerjaan apa pun yang tersedia, termasuk di tempat pembakaran batu bata, dalam upaya putus asa mereka untuk menghidupi keluarga.
Kabul, Afghanistan (Xinhua/Indonesia Window) – Di Afghanistan, anak-anak berusia 10 tahun putus sekolah untuk bekerja keras di pabrik batu bata demi menghidupi keluarga mereka. Hal ini mungkin tak terbayangkan di banyak belahan dunia, tetapi ini hal yang lazim ditemukan di negara itu."Ada 12 orang dalam keluarga saya, tetapi kami tidak punya penghasilan. Saya bekerja di sini karena kami tidak punya apa-apa di rumah," kata Omari (10) kepada Xinhua.Omari bekerja bersama keluarganya di sebuah tempat pembakaran batu bata di Distrik Deh Sabz, yang terletak di pinggiran Kabul, ibu kota Afghanistan. Meskipun dia bermimpi untuk bersekolah, situasi ekonomi keluarganya yang memprihatinkan membuat pendidikan menjadi hal yang mustahil."Saya ingin belajar di dalam kelas, tetapi tidak bisa," ujar gadis kecil itu sambil bekerja bersama adik-adiknya.
Anak-anak bekerja di tempat pembakaran batu bata di pinggiran Distrik Deh Sabz, ibu kota Kabul, Afghanistan, pada 28 September 2024. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Anak-anak bekerja di tempat pembakaran batu bata di pinggiran Distrik Deh Sabz, ibu kota Kabul, Afghanistan, pada 28 September 2024. (Xinhua/Li Ang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

CEO Tehran Times sebut penting untuk dapatkan gambaran nyata tentang Iran dan China via media
Indonesia
•
06 Dec 2023

Lima komoditas pertanian untuk cegah “stunting”
Indonesia
•
18 Oct 2019

Genom purba beri petunjuk tentang asal-usul manusia prasejarah di Asia Timur
Indonesia
•
31 May 2025

Fokus Berita – Puluhan orang tewas saat mencari bantuan makanan di Gaza
Indonesia
•
20 Jul 2025


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
