
Mesir peringati 51 tahun Perang Arab-Israel 1973

Pesawat tim aerobatik Mesir Sliver Star unjuk kemampuan saat pertunjukan udara dalam Pameran Dirgantara Internasional Mesir (Egypt International Airshow) edisi pertama di El Dabaa, Mesir, pada 5 September 2024. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Kemenangan Mesir dalam Perang Arab-Israel 1973 akan tetap menjadi titik balik dalam sejarah kontemporer negara itu serta simbol kebanggaan dan martabatnya.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Warga Mesir pada Ahad (6/10) memperingati 51 tahun kemenangannya dalam Perang Oktober, yang juga dikenal sebagai Perang Arab-Israel 1973, seraya mengungkapkan harapan agar konflik mematikan yang sedang terjadi di kawasan tersebut segera berakhir.Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi mengatakan bahwa kemenangan Mesir dalam perang tersebut akan tetap menjadi titik balik dalam sejarah kontemporer negara itu serta simbol kebanggaan dan martabatnya."Pada hari ini, anggota militer dan jajaran pemimpin Mesir menunjukkan pengorbanan yang paling mengagumkan untuk mengembalikan tanah suci Sinai," kata presiden Mesir itu dalam sebuah unggahan di laman Facebook miliknya.Pada Kamis (3/10), al-Sisi mengatakan dalam perayaan kelulusan dari perguruan tinggi militer Mesir bahwa peringatan kemenangan Perang Oktober tahun ini terjadi "pada momen yang genting dalam sejarah kawasan kita", sembari menyerukan "komitmen baru untuk perdamaian yang adil dan setara."
Jet-jet tempur siluman J-10 dari Tim Aerobatik Bayi terbang di atas objek wisata Piramida Giza di Giza, Mesir, pada 28 Agustus 2024. Formasi penerbangan tersebut berada di Mesir untuk mengikuti pameran dirgantara yang dijadwalkan berlangsung pada 3-5 September. (Xinhua/Sui Xiankai)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Perundingan Rusia-Ukraina di UEA hasilkan kesepakatan tukar tawanan, isu utama belum tuntas
Indonesia
•
06 Feb 2026

Trump akan umumkan pencalonan presiden 2024 pekan depan
Indonesia
•
12 Nov 2022

Survei wadah pemikir sebut mayoritas warga Belanda pandang AS sebagai ancaman global
Indonesia
•
02 May 2025

Apa yang terjadi di KTT G7? Macron akui ada perbedaan tajam dengan AS
Indonesia
•
18 Jun 2026


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
