
Kemenag, Flinders University sinergi akselerasi STEM madrasah

Kementerian Agama RI dan Flinders University, Australia, telah menandatangani nota kesepahaman di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). (Kementerian Agama RI)
Flinders University, Australia, menyambut positif kemitraan dengan Kementerian Agama RI, dan menyampaikan apresiasi atas perkembangan pendidikan Indonesia yang dinilai progresif dan relevan dengan dinamika global.
Jakarta (Indonesia Window) – Kementerian Agama RI dan Flinders University, Australia, telah menandatangani nota kesepahaman untuk mempercepat transformasi pendidikan madrasah berbasis sains dan teknologi.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Prof. Nyayu Khodijah menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi besar reformasi pendidikan madrasah.
Dia menyampaikan bahwa penguatan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing secara global.
"Dengan ini madrasah akan memperoleh akses pada pengalaman akademik internasional, penguatan budaya riset, serta peningkatan kompetensi di bidang sains terapan yang relevan dengan kebutuhan masa depan," ujarnya seperti dikutip oleh Kementerian Agama RI dalam situs jejaringnya pada Jumat (13/2).
Prof. Nyayu juga menekankan bahwa transformasi pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
Karena itu, kerja sama ini diarahkan tidak hanya pada aspek beasiswa bagi siswa, tetapi juga pada pengembangan kapasitas pendidik dalam penguasaan metodologi pembelajaran modern, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan sistem tata kelola yang adaptif dan berstandar global.
Nyayu menambahkan bahwa madrasah memiliki kekuatan khas dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Integrasi tersebut diyakini mampu melahirkan generasi unggul yang berkarakter, inovatif, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Ke depan, madrasah diharapkan tidak hanya mencetak lulusan yang siap melanjutkan studi atau memasuki dunia kerja, tetapi juga melahirkan ilmuwan, peneliti, dan pemimpin masa depan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).
Hal tersebut juga bertujuan untuk mendorong madrasah menjadi pusat pengembangan pendidikan STEM yang kompetitif di tingkat global.
Kerja sama trsebut difokuskan pada penguatan ekosistem pendidikan STEM di lingkungan madrasah melalui pengembangan program beasiswa internasional bagi siswa berprestasi, kolaborasi riset dan inovasi, serta peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam menerapkan metodologi pembelajaran modern berbasis teknologi dan penelitian.
Selain itu, kemitraan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola pendidikan agar selaras dengan standar universitas berkelas dunia, sehingga madrasah mampu melahirkan lulusan yang memiliki daya saing global sekaligus berkarakter kuat.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi fondasi jangka panjang bagi penguatan diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Australia, sekaligus mempercepat lompatan kualitas pendidikan madrasah di kancah internasional.
Pihak Flinders University menyambut positif kemitraan ini dan menyampaikan apresiasi atas perkembangan pendidikan Indonesia yang dinilai progresif dan relevan dengan dinamika global.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Rak Buku Sichuan diresmikan di Jakarta untuk promosi kebudayaan China
Indonesia
•
06 Jul 2024

COVID-19 – Indonesia terima 1,2 juta dosis vaksin Pfizer siap pakai
Indonesia
•
02 Sep 2021

Presidensi G20 perluas akses petani Indonesia ke pasar global
Indonesia
•
17 Feb 2022

Presiden RI buka Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak dan Forum ke-2 Indonesia-Afrika di Bali
Indonesia
•
02 Sep 2024


Berita Terbaru

‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kemnaker ajak serikat pekerja kawal implementasi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
•
26 Oct 2026

Menaker paparkan penguatan regulasi pelindungan pekerja di Forum Asia Pasifik
Indonesia
•
26 Oct 2026

Kemnaker buka pelatihan vokasi bagi 50 ribu pekerja terdampak PHK
Indonesia
•
22 Oct 2026
