
YAPIDH Bekasi gelar pelatihan kepengasuhan dan ‘marketing’ pesantren untuk tingkatkan profesionalisme ‘musyrif’

Yayasan Perguruan Islam Darul Hikmah (YAPIDH) Bekasi gelar pelatihan kepengasuhan dan ‘marketing’ pesantren untuk tingkatkan profesionalisme 'musyrif', yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, pada 10-11 Juli 2026. (Foto: Istimewa)
Musyrif dan musyrifah (pengasuh) merupakan ujung tombak pembinaan santri karena berinteraksi langsung dengan mereka setiap hari.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Yayasan Perguruan Islam Darul Hikmah (YAPIDH) Bekasi bekerja sama dengan Kafa Institute menggelar pelatihan kepengasuhan dan ‘marketing’ pesantren untuk tingkatkan profesionalisme ‘musyrif’ sebagai bagian dari persiapan menyambut tahun ajaran 2026/2027.
Acara dibuka pada Jumat (10/7) di Bekasi oleh Koordinator Pesantren YAPIDH, Dr. Lutfi Firdaus, M.A., yang menegaskan bahwa musyrif dan musyrifah (pengasuh) merupakan ujung tombak pembinaan santri karena berinteraksi langsung dengan mereka setiap hari.
"Musyrif bukan hanya pendamping, tetapi juga teladan dan pemberi solusi bagi berbagai persoalan santri. Keberhasilan pembinaan di pesantren sangat ditentukan oleh kualitas para musyrif," ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya pelatihan yang dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga standar pelayanan pesantren.
Menurutnya, apabila perusahaan yang menghasilkan produk fisik rutin meningkatkan kapasitas pegawainya, maka pesantren yang mencetak sumber daya manusia sebagai pilar peradaban harus memberikan perhatian yang lebih besar pada pengembangan kompetensi para pendidiknya.
Kegiatan yang berlansung pada 10-11 Juli 2026 tersebut bertema Training Kepengasuhan dan Marketing Pesantren dan diikuti oleh koordinator pesantren, kepala pesantren YAPIDH Bekasi dan Sentul, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, perwakilan wali santri, serta seluruh musyrif dan musyrifah.
Pelatihan yang dipandu oleh Coach (pelatih) Ibrahim Mandres dan MR. POH ini bertujuan meningkatkan kompetensi para musyrif dan musyrifah dalam bidang kepengasuhan, memperkuat kualitas pelayanan kepada santri, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pesantren.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi kepengasuhan dan marketing pesantren yang disampaikan secara aplikatif oleh para narasumber berpengalaman.
Berbagai pendekatan komunikasi dengan santri maupun wali santri, keteladanan, disiplin, hingga strategi membangun citra positif pesantren menjadi fokus pembahasan.
Berdasarkan 31 testimoni peserta, pelatihan mendapat respons yang sangat positif. Mayoritas peserta menilai materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan di lapangan, mudah dipahami, serta memberikan perspektif baru dalam mendampingi santri.
Sejumlah peserta mengaku memperoleh solusi atas berbagai tantangan kepengasuhan, mulai dari membangun kedisiplinan, meningkatkan komunikasi dengan orang tua santri, hingga memahami bahwa musyrif berperan sebagai figur orang tua selama santri berada di pesantren.
Banyak peserta juga berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkala dan diperluas sehingga diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan sivitas YAPIDH.
Mereka meyakini peningkatan kapasitas seluruh elemen pesantren akan berdampak pada kualitas pendidikan, pelayanan, serta lahirnya generasi santri yang berkarakter, unggul, dan berakhlak mulia.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia akan buka konsulat jenderal di Chengdu, perkuat konektivitas dengan China barat
Indonesia
•
19 Apr 2026

Mahasiswa Saint Joseph University Beirut ikuti 'Ship Tour' KRI FKO-368
Indonesia
•
07 Mar 2023

Menparekraf apresiasi 'Indofest 2023' tingkatkan industri wisata alam
Indonesia
•
30 May 2023

Indonesia siap gaet wisman melalui ‘Arabian Travel Market Dubai 2023
Indonesia
•
03 May 2023


Berita Terbaru

Indonesia-China jembatani kampus dan industri, talenta muda jadi fokus kerja sama
Indonesia
•
11 Sep 2026

Anwar Ibrahim buka suara soal perusahaan Malaysia yang diduga terlibat pembakaran lahan di Indonesia
Indonesia
•
09 Sep 2026

Fokus Berita - Perkuat tata kelola investasi, Pemerintah integrasikan perizinan TKA
Indonesia
•
10 Sep 2026

Indonesia dukung Inggris larang impor dari permukiman Israel di wilayah Palestina
Indonesia
•
10 Sep 2026
